Pelatih Chelsea Thomas Tuchel mengaku heran kenapa timnya bisa menelan kekalahan dari Brentford dengan skor 1-4 pada pekan ke-31 Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu.

Dikutip dari situs resmi klub, Minggu, Tuchel mengatakan mereka hanya kehilangan kendali selama 10 menit, namun pada akhirnya harus dihukum oleh tiga gol cepat Brentford.

"Ini sangat membuat frustrasi karena kami sempat memimpin melalui gol Toni (Rudiger) dan kami sepenuhnya memegang kendali sampai titik itu juga," terang Tuchel.

Pelatih asal Jerman itu menjelaskan, merupakan hal yang sulit untuk menciptakan peluang ketika menghadapi Brentford dan mereka berhenti bertahan ketika berhasil mencetak gol pembuka.

Menurutnya hal ini bukan sesuatu yang kerap dilakukan Chelsea dan membuat mereka 'dibunuh' dalam pertandingan ini oleh Brentford yang mampu memanfaatkan kesalahan mereka.

"Dua puluh menit terakhir pada babak pertama kami baik-baik saja dan kami memiliki awal yang bagus di babak kedua, unggul lebih dulu juga," jelas Tuchel.

"Setelah itu, saya tidak yakin apa yang terjadi tapi kami kehilangan pertandingan benar-benar dalam 10 menit. Mungkin kami berpikiran kami telah usai dan kami harus dihukum dalam 10 menit"
"Kami memiliki kesempatan untuk membalikkan. Kami memiliki gol yang dianulir dan kami memiliki banyak tendangan ke penjaga gawang. Kami memiliki banyak peluang besar melalui Kai yang tidak kami ambil dan lalu kami tahu apa yang terjadi," sambung Tuchel.

Pada pertandingan ini, Chelsea kalah 1-4 meski sempat unggul lebih dulu melalui Antonio Rudiger, sebelum akhirnya Brentford membalas berkat gol dari Vitaly Janelt (2), Christian Eriksen dan Yoane Wissa.

Hasil ini membuat Chelsea masih tertahan di peringkat tiga dengan torehan 59 poin dari 29 laga, sedangkan Brentford naik ke posisi ke-14 klasemen sementara dengan raihan 33 poin dari 31 pertandingan.

Pewarta: Aldi Sultan

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022