Kepergian musisi dan pencipta lagu Gregorius Younky Soewarno memberikan duka kepada para pemusik di Indonesia.

Younky meninggal dunia pada Kamis tanggal 10 Februari pukul 23.40 WIB dalam usia 65 tahun. Jenazah dikebumikan di Rumah Duka Jelambar - Jabar Agung, Jakarta Barat dan akan dikebumikan pada Minggu, 13 Februari 2022.

Baca juga: Musisi jazz Idang Rasidi meninggal dunia di usia 63 tahun

Musisi Dewa Budjana ikut berduka atas kepergian musisi yang ia sebut sebagai komposer, arranger, keyboardist, dan produser hebat negeri ini. Dewa Budjana dalam akun Instagram menulis, Younky adalah orang yang teliti dalam bekerja dan sangat menyenangkan untuk bekerjasama. Setahun belakangan, Dewa Budjana bekerjasama dengan Younky menjadi juri lomba lagu serta menjadi arranger album GKMI Worship.

"Berbahagia setahun ini saya bisa intens kerja bareng, dan cukup sering bertemu, tapi sangat sedih mendengar kepergian beliau pagi ini," tulis Dewa.
 


Kepada ANTARA, Dewa Budjana mengungkapkan seperti apa sosok Younky di matanya.
"Mas Younky adalah musisi yang sangat banyak karyanya menjadi hits di Indonesia, beliau musisi yang sangat enak diajak kerjasama, detail dalam pemilihan sound, dan bikin program drums-nya juga keren," kata Dewa Budjana kepada ANTARA melalui aplikasi pesan singkat, Jumat.

Dalam unggahan di Instagram Strories, Jumat, penyanyi Widi Mulia juga turut menyampaikan rasa dukanya.

Baca juga: Musisi senior Oddie Agam meninggal dunia

"Selamat jalan mas Younky Soewarno. Terima kasih untuk semua karya lagu, musik & ilmu yang diberikan untuk kami," tulis Widi di Instagram, Jumat, yang juga mengatasnamakan grup musik Be3 yang beranggotakan Cynthia Lamusu dan Riafinola Ifani Sari.

Rekan satu grup Widi, Cynthia Lamusu, mengungkapkan rasa duka atas meninggalnya Younky Soewarno. Dalam akun Instagram, Cynthia menulis kesan yang ditorehkan oleh Younky kepadanya.

"Mengenal sosok beliau yang sangat baik hati dan Jujur, itu yang tidak akan pernah saya lupakan," tulis Cynthia.
Grup musik Be3, lanjutnya, pernah jadi bagian perjalanan karier maestro musik seperti Younky yang telah menciptakan karya-karya indah untuk grup tersebut, seperti "Cintailah Aku", "Bicaralah", "Suaramu", "Kerinduanku dan "Nyanyian Cintamu" yang dibuat bersama sang istri, Maryati. Menurut Cynthia, kisah cinta dari Younky dan Maryati sangat menginspirasi dan terbukti telah melahirkan lagu-lagu asmara populer seperti "Cintaku Padamu" dari Ita Purnamasari dan "Nada Nada Cinta" dari Rossa.

"Selamat jalan mas Younky karya karya indah mu akan selalu kami kenang," tulis Cynthia.

Baca juga: Para musisi Indonesia yang berpulang pada tahun 2020

Younky Soewarno juga orang yang berjasa dalam karier Krisdayanti yang kini berkecimpung di dunia politik.

"My deepest condolences for mas Younky Soewarno, beliau yang menemukan saya untuk dikirim di ajang Asia Bagus 1991," tulis Krisdayanti di Instagram, Jumat.

Krisdayanti, yang namanya dikenal di industri musik sejak menang di Asia Bagus di Jepang pada 1992, melanjutkan sebetulnya masih ada kerjasama mereka berdua yang belum rampung. Dia juga mendoakan agar keluarga Younky diberi penghiburan atas kepergian sang pencipta lagu.

Pewarta: Nanien Yuniar

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022