Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan Kampung Herbal saat kunjungan kerja ke Desa Bojong Nangka, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

"Ini luar biasa, warga di kampung ini semuanya punya kesadaran yang tinggi dalam memelihara lingkungannya, dengan menanam tanaman yang bermanfaat untuk keluarga maupun bisa bernilai ekonomis," ungkap Ade Yasin saat peresmian.

Ia menyebutkan masyarakat di kampung tersebut memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga lingkungan dengan menanam tumbuhan.

Beberapa tanaman yang menghiasi lingkungan Kampung Herbal seperti jahe merah, sereh, lengkuas, sayuran hidroponik dan lain-lain.

Ade Yasin menyebutkan bahwa Kampung Herbal dimotori oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) wilayah setempat dengan menggandeng pihak swasta.

Kampung Herbal berkolaborasi dengan salah satu perusahaan swasta untuk penyediaan bibit tanaman masyarakat yang juga dimanfaatkan menjadi penggerak perekonomian.

“Kemudian saya lihat, kampung ini kan rapi, ada warna-warni pagarnya juga, terus ditanam tanaman yang bermanfaat, seperti sayuran dan herbal. Jadi saya kira kampung herbal ini bisa juga jadi destinasi wisata sehat bugar. Karena selain ada tanaman itu, juga ada minuman-minuman khas di sini, dari hasil tanaman pekarangan,” kata Ade Yasin.

Ia mengaku terkesan dengan Kampung Herbal, karena masyarakat antusias mengolah tanaman-tanaman untuk dikonsumsi.

“Artinya kita punya tambahan kampung produktif, sehingga ini bisa diduplikasi oleh kampung-kampung lainnya di seluruh Kabupaten Bogor, khususnya di Gunungputri," tuturnya.

Baca juga: Pemkot Bogor raih 3 penghargaan bidang lingkungan hidup

Baca juga: Pemangku kepentingan sepakat kembangkan Kampung Pulo Geulis jadi desa wisata Kota Bogor

Baca juga: BEM FIB UI gelar bakti sosial di Kampung Mongol Bogor

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021