Mohamed Salah mengungkapkan ingin menuntaskan sisa karier di Liverpool, tetapi penyerang Mesir itu mengaku bahwa kepastian masa depannya berada di tangan klub itu.

Hal itu disampaikan Salah dalam sebuah wawancara ekslusif dengan Sky Sports, Sabtu dini hari WIB.

"Bila Anda bertanya kepada saya, saya ingin bertahan hingga hari terakhir karier sepak bola saya, tetapi saya tidak bisa bicara banyak karena ini semua tidak di tangan saya," kata Salah.

"Semuanya tergantung kepada apa yang diinginkan klub ini, bukan keinginan saya," sambung dia.

Salah saat ini masih memiliki sisa kontrak hingga lebih kurang dua tahun lagi di Liverpool, tetapi masa depannya di Anfield menjadi perbincangan media.

Hal itu terjadi karena Liverpool yang minim belanja dalam bursa transfer lalu banyak disibukkan dengan aktivitas perpanjangan kontrak sejumlah pemain penting seperti kiper Alisson Becker dan bek Virgil van Dijk.

Namun, Salah sejauh ini belum masuk daftar kabar baik yang didapatkan oleh para suporter Liverpool terkait perpanjangan kontrak.

Beragam rumor beredar menyebutkan pembicaraan kontrak baru Salah terbentur antara nominal gaji yang diajukan agen si pemain tak dikabulkan manajemen Liverpool karena akan mengganggu struktur gaji dalam klub tersebut.

"Saat ini saya tidak bisa melihat kemungkinan bermain melawan Liverpool. Itu akan membuat saya sedih," kata Salah. "Itu sungguh berat, saya tidak bisa membicarakannya, tapi jelas itu akan membuat saya sedih."

Baca juga: Mohamed Salah catatkan rekor baru di Liverpool

Baca juga: Mohamed Salah catatkan rekor saat bantu Liverpool bungkam Norwich
 

Pewarta: Gilang Galiartha

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021