Depok, 20/4 (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) menganugerahkan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) atas nama Haji Sir Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah, Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam.

"Penganugerahan gelar kehormatan kepada Sultan Brunei merupakan komitmen UI menjalankan misinya menjadi institusi pendidikan berkualitas tinggi serta riset standar dunia," kata Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono, di Depok, Rabu.

Vishnu mengatakan penganugerahan tersebut akan dilakukan pada Kamis (21/4) di Balai Sidang UI, Kampus Depok. Rektor UI, Prof. Dr. der Soz Gumilar Rusliwa Somantri akan memimpin Upacara Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan disaksikan sivitas akademika UI.

Sebagai kampus terbaik negeri ini katanya UI secara terus-menerus melanjutkan peran pentingnya di level nasional dan dunia untuk mengharumkan Republik Indonesia.

Sultan Brunei dianugerahkan Doktor Honoris Causa dalam bidang Filsafat Kemanusiaan dan Dialog Peradaban karena kiprahnya untuk meningkatkan kesejahteraan manusia melalui pembangunan ekonomi, pendidikan dan peradaban.

Ia mengatakan Sultan Brunei merupakan tokoh pemimpin kharismatik dan sukses memimpin Brunei Darussalam menjadi bangsa yang berpengaruh terhadap bangsa lain di kawasan Asia Tenggara dan internasional.

"Kiprah Sultan Brunei memajukan dialog peradaban adalah dengan mempromosikan kedalaman spiritualitas Islam sebagai nilai universal," ujarnya.

Dikatakannya Sultan Brunei juga berupaya mempromosikan nilai-nilai Islam dengan dukungan penelitian yang memajukan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam dan mempromosikan toleransi.

Selain itu keterlibatan Baginda dalam mendukung terciptanya kerja sama politik regional Asean maupun internasional telah berkontribusi pada pembangunan dan memajukan perdamaian dunia.

Feru L

Pewarta:

Editor : Teguh Handoko


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2011