Presiden Joko Widodo menyaksikan secara langsung vaksinasi COVID-19 terhadap sekitar 500 orang seniman dan budayawan di Galeri Nasional Indonesia Jakarta.

"Pada pagi hari ini alhamdulillah kita bersama-sama dengan para seniman, budayawan, artis, musisi, dari teater, dari seni tradisi semuanya berkumpul di sini untuk divaksinasi," kata Presiden Jokowi di Galeri Nasional Indonesia Jakarta, Senin.

Dalam peninjauan tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan pejabat terkait lainnya.

"Kita harapkan beliau-beliau semuanya bisa terlindungi dan tidak terpapar COVID-19 sehingga bisa beraktivitas seperti biasa," ucap Presiden.

Presiden pun berharap dengan semakin banyak masyarakat yang divaksin juga dapat menurunkan penyebaran COVID-19.

"Kita harus menyampaikan apa adanya bahwa pandemi COVID-19 ini masih ada dan nyata di negara kita oleh sebab itu kita tetap harus ingat dan waspada, 'eling lan waspodo'," ujar Presiden menegaskan.

Presiden Jokowi meminta agar masyarakat tidak boleh lengah dan tidak boleh menyepelekan COVID-19.

"Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya lebih baik, sedang menurun ini menjadi naik lagi gara-gara kita lengah dan tidak waspada," tutur Presiden.

Ada 500 orang peserta vaksinasi untuk seniman dan budayawan yang hadir di lokasi tersebut.

Di antara mereka adalah anggota Wayang Orang Bharata, komedian Cak Lontong, musisi Bimbim Slank, koreografer Hartati, penyanyi Edo Kondologit, aktor Nicholas Saputra, aktor dan sutradara Slamet Rahardjo Djarot, kelompok musik Bimbo serta budayawan lainnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per Minggu (18/4), vaksinasi dosis pertama baru dilakukan pada 10.828.419 orang sementara dosis kedua atau sudah menjalani vaksinasi lengkap baru diberikan pada 5.910.921 juta orang.

Jumlah tersebut masih jauh dari target sasaran vaksinasi 181,5 juta orang untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) atas COVID-19.

Baca juga: Mantan Wakil Presiden hingga ahli sampaikan dukungan kepada BPOM soal vaksin Nusantara

Baca juga: Alasan Pemerintah larang mudik Lebaran 2021, menurut Presiden Jokowi

Pewarta: Desca Lidya Natalia

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021