Pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengatakan dirinya menyayangkan anak asuhnya itu gagal meraih tiga poin dalam laga melawan Persela Lamongan pada lanjutan Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Menurut dia, para pemain cukup mendominasi permainan hingga akhir laga. Namun ia mengakui pemain bertahan Persela tampil cukup disiplin mengawal serangan dari tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu.

"Saya pikir ini satu pertandingan yang menurut saya sangat disayangkan kita tidak bisa memenangkan," kata pelatih yang akrab disapa RD setelah pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut.

Menurut dia, hal itu memang menjadi permasalahan timnya ketika menghadapi tim yang bermain secara bertahan. Ia merasa timnya butuh variasi serangan ketika mendapat kebuntuan oleh pertahanan lawan.

Selain itu, ia pun menyoroti ketenangan para pemain penyerangnya itu. Karena dari sejumlah peluang yang didapat, hanya sedikit yang bisa dikonversi menjadi gol.

"Saya masih ingat sekali bagaimana lawan Sleman itu menghadapi kiper itu dua kali tidak masuk, kemudian menghadapi Persebaya juga demikian banyak peluang, hari ini juga sama, jadi ketenangan masih jadi problem kita," kata dia.

Jalannya pertandingan sendiri, pada babak pertama kedua tim baik Madura maupun Persela tampil menyerang.

Madura United unggul lebih dulu melalui gol yang diciptakan Bruno Lopes pada menit ke-23, namun tidak lama kemudian, Persela menyamakan kedudukan melalui gol yang diciptakan Akbar pada menit ke-26.

Pada babak kedua, Persela nampak bermain lebih tenang dan bertahan, sementara Madura United dapat mengurung pertahanan Persela namun tidak ada gol lagi yang tercipta.

Baca juga: Persela tahan imbang Madura United 1-1 di SJH Bandung

 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021