Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat satu keluarga yang terdiri dari Ibu, Ny N, kemudian anaknya, Ny A bersama buah hatinya yang baru berusia 10 bulan atau cucu dari Ny N, warga Kecamatan Karangtengah, menjalani isolasi di RSUD Cianjur dan vila Ciherang karena positif COVID-19 setelah menjalani test antigen.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal saat dihubungi di Cianjur, Minggu, mengatakan, untuk hasil tes usap dari Nyonya N dan anaknya A belum keluar, namun dari test antigen, hasilnya menunjukan positif, sehingga satgas menjemput keduanya dan cucunya untuk menjalani isolasi.

"Test antigen hasilnya lebih akurat dari rapid test, namun untuk lebih pasti tetap dilakukan swab test terhadap keduanya dan cucunya. Untuk saat ini Ny N menjalani isolasi di RSUD Cianjur, sedangkan Ny A dippindah ke vila khusus penanganan COVID-19 di Ciherang," katanya.

Ia menjelaskan, Ny N menjalani isolasi di RSUD Cianjur karena menunjukan gejala sakit, sehingga butuh penaganan khusus dari tim medis, sedangkan Ny A tidak menujukan gejala sakit sehingga diisolasi di vila Ciherang bersama anaknya yang baru berusia 10 bulan.

Sedangkan Ny N selama ini bekerja sebagai staf di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jabar dan anaknya Ny A diduga terpapar virus berbahaya tersebut dari menantunya yang bekerja di Jakarta dan seminggu sekali pulang ke Cianjur. Sang menantu tersebut saat ini menjalani isolasi di Jakarta.

"Kami juga sudah melakukan penelusuran terhadap anggota dan warga sekitar yang sempat berinteraksi dengan pasien tersebut. Namun hasilnya negatif dan hanya dua orang yang diduga terpapar virus berbahaya tersebut," katanya.

Sebelumnya tiga orang yang terdiri dari ibu, ayah dan anak warga Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur yang sempat menjalani perawatan di Vila Ciherang karena positif COVID-19 diduga terpapar dari menantunya yang bekerja di Jakarta, setelah menjalani perawatan dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan.

Baca juga: Tiga pasien positif COVID-19 Cianjur dinyatakan sembuh

Baca juga: PMI Cianjur sosialisasi adaptasi kebiasaan baru kepada penarik becak

Baca juga: PMI Cianjur sosialisasikan adaptasi kebiasaan baru kepada pelajar

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020