PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk merangkul PT Dompet Anak Bangsa (GoPay) untuk isi ulang uang elektronik milik BNI yaitu TapCash.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan melalui kerja sama tersebut, pengguna kartu TapCash dapat mengisi ulang deposit melalui GoPay disertai dengan proses pembaruan saldo (update balance) setelahnya.

"Seperti yang kita ketahui, pengguna Aplikasi Gojek sudah tersebar di Indonesia sehingga besar kemungkinan pengguna TapCash juga memiliki Aplikasi Gojek di smartphone miliknya. Oleh karena itu, BNI ingin mempermudah pengguna TapCash dalam melakukan isi ulang," ujar Corina saat konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin.

Corina menuturkan pengguna hanya perlu membuka Aplikasi Gojek, pilih fitur GoBills, kemudian pilih menu isi ulang uang elektronik, lalu pilih TapCash. Setelah isi ulang berhasil, pengguna dapat langsung melakukan update balance pada Aplikasi Gojek. Pengguna juga perlu memastikan ponsel pintarnya memiliki fitur Near-Field Communication (NFC).

"Dalam menghadapi era new normal ini, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap menerapkan transaksi non-tunai. Masyarakat tidak perlu khawatir jika saldo TapCash-nya kurang atau habis. Selain bisa isi ulang melalui channel BNI, sekarang juga sudah bisa melalui aplikasi Gojek," kata Corina.

Masyarakat dapat melakukan isi ulang saldo TapCash dimulai dari Rp20.000 hingga Rp500.000. Sesuai ketentuan regulator, batas maksimum saldo uang elektronik berbasis kartu, salah satunya TapCash adalah sebesar Rp2 juta.

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata mengatakan di masa yang sangat menantang ini, GoPay selalu menjadi andalan masyarakat dengan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan para pengguna, salah satunya melalui kerjasama dengan BNI.

Kerja sama itu bertujuan untuk mendukung transaksi non tunai tanpa kontak dan memudahkan para pengguna GoPay yang juga pengguna BNI TapCash untuk melakukan isi ulang TapCash dengan GoPay melalui Aplikasi Gojek.

Kerja sama tersebut juga menjadikan TapCash sebagai kartu uang elektronik pertama yang bisa isi ulang dengan GoPay di Aplikasi Gojek.

"Ke depan kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perbankan, untuk memberikan kemudahan dan kebebasan kepada masyarakat Indonesia dalam bertransaksi non tunai terutama tanpa kontak," ujar Budi.

Baca juga: BNI salurkan Rp10 triliun bansos selama pandemi COVID-19

Perbankan telah menerbitkan kartu debit, kartu kredit, hingga kartu uang elektronik yang memberikan lebih banyak pilihan serta kemudahan transaksi pembayaran non-tunai bagi nasabah.

Kini, penggunaan kartu uang elektronik di Indonesia semakin meningkat seiring dengan penerapan new normal, di mana masyarakat dianjurkan untuk bertransaksi secara non tunai.

Salah satu kelebihan dari kartu uang elektronik yaitu masyarakat tidak perlu membuka rekening tabungan atau mendaftar menjadi nasabah suatu bank untuk mendapatkannya. Masyarakat cukup membeli kartunya dan melakukan isi ulang di kanal yang disediakan.

TapCash merupakan kartu uang elektronik yang diterbitkan oleh BNI. Kartu TapCash dapat digunakan untuk pembayaran transportasi umum seperti Commuterline, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, dan Kapal Penyeberangan, pembayaran tol dan parkir, hingga transaksi di berbagai toko retail BNI seperti restoran, bioskop, dan mini market.

"Hingga Mei 2020, sudah terdapat lebih dari 7 Juta Kartu TapCash yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Corina.

Sebelumnya, kartu TapCash dapat diisi ulang melalui channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, ATM BNI, Agen46, hingga e-Commerce dan toko retail seperti mini market.

Baca juga: Survei: GoPay pimpin pasar dompet digital meski tidak bakar uang



 

Pewarta: Citro Atmoko

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020