Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,  mengatakan,  109 rumah sakit milik TNI yang tersebar di seluruh Indonesia siap menangani pasien yang terinfeksi virus corona (COVID-19).

Sebanyak 109 RS TNI di seluruh Indonesia tersebut juga sedang menyiapkan ruang isolasi yang mampu menampung 10-30 pasien per-rumah sakit.

"Untuk TNI sendiri, dari 109 RS mulai dari tingkat satu, tingkat dua, tingkat tiga, tingkat empat yang ada di seluruh Indonesia sudah dan sedang disiapkan sebagai ruang isolasi yang mampu menampung minimal 10-30 tempat tidur setiap RS," kata Tjahjanto, di Kemayoran, Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia bisa langsung masuk ke RS TNI itu apabila dinyatakan ada gejala penyakit mengarah ke COVID-19.

Ia pun mengatakan tidak hanya RS TNI, tapi pemerintah juga menyiapkan rumah sakit milik Kepolisian Indonesia, milik BUMN, serta rumah sakit darurat seperti di Pulau Galang (Batam, Kepulauan Riau) dan Wisma Atlet Kemayoran untuk dapat memfasilitasi pasien COVID-19 di seluruh Indonesia.

"Jadi kami silakan apabila ada yang merasa sakit dan memang terpapar (COVID-19) menggunakan rumah sakit milik TNI-Polri, rumah sakit milik BUMN, termasuk rumah sakit milik pemerintah daerah yang sudah menyiapkan," kata dia.

"Semuanya di bawah kendali Kepala Gugus Tugas (Percepatan Penanganan COVID-19) baik di pusat maupun daerah," kata dia.

Baca juga: Hotel di Hegarmanah Bandung akan jadi RS rujukan COVID-19
 

Pewarta: Abdu Faisal

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020