Pelayanan Bank BJB untuk wilayah Jabodetabek dan Banten dipastikan tetap beroperasi secara normal meskipun bencana banjir mengepung sejumlah wilayah di kawasan tersebut sekitarnya sejak Rabu (1/1).

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB M As'adi Budiman, Jumat, memastikan para nasabah Bank BJB masih tetap bisa menikmati layanan perbankan yang disediakan bank ini.

Dampak banjir Jakarta tak mengganggu operasional perusahaan secara keseluruhan.

"Pelayanan prima tetap kami berikan bagi para nasabah dan mitra yang perlu mendatangi Kantor Bank BJB untuk melakukan berbagai keperluan transaksi. bank bjb tetap beroperasi memberikan layanan penuh kepada nasabah sebagai wujud komitmen nyata perseroan untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan," kata As'adi.

Rincian kantor Bank BJB yang tetap beroperasi di antaranya berada di wilayah Saharjo, S. Parman, Rasuna Said, Kebayoran Baru, Rawamangun, dan Gajahmada yang seluruhnya beroperasi.

Di area Kantor Cabang Khusus (KCK) Jakarta, seluruh Kantor Cabang Pembantu (KCP) beroperasi normal kecuali KCP Pasar Baru dan Bendungan Hilir yang beroperasi terbatas. Di area Hasyim Ashari, KCP Kebon Jeruk, Meruya, Teluk Gong, dan Tomang beroperasi terbatas sementara sisanya beroperasi normal.

Di Bekasi, sebagian besar kantor juga beroperasi normal kecuali Kantor Cabang (KC) Bekasi, KCP Ahmad Yani, dan KCP Wisma Asri yang beroperasi terbatas serta Kantor Kas Dispenda Kota Bekasi, Kantor Kas Mutiara Gading, dan Kantor Kas Pondok Ungu yang tidak beroperasi.

Tak jauh berbeda, kantor yang beroperasi terbatas di Cikarang menjadi minoritas seperti di KCP Sukatani, KCP Tambun, dan Kantor Kas Tambun Utara. Dua kantor tidak beroperasi yakni Kantor Kas Cibitung dan Kantor Kas RSUD Kabupaten Bekasi, sedangkan sisanya beroperasi normal.

Di luar area Jakarta dan Bekasi, seluruh kantor yang berada di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Depok dan Banten beroperasi normal.

Masyarakat juga masih bisa menikmati layanan transaksi penuh melalui platform e-channel yang disediakan perbankan.

"Masyarakat tetap bisa memenuhi berbagai kebutuhan transaksi melalui layanan e-channel menggunakan ATM atau bjb digi. Kebutuhan mentransfer uang, pembayaran telepon, pulsa, tagihan air hingga top up uang elektronik bisa dilakukan dan lainnya," kata dia.

Baca juga: Bank BJB dan Bulog sepakati empat kerja sama, termasuk kredit Rp1 triliun

Baca juga: Bank BJB digitalkan pembayaran di Pasar Baru Bandung dengan "Pasar Ngadigi"



 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020