Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi menargetkan menyumbang sedikitnya 50 medali emas untuk kontingen Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung di Papua pada tahun 2020.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Luthfi Hasan mengatakan pihaknya sudah merekomendasikan atletnya kepada KONI Jawa Barat untuk berlaga di PON Papua 2020 nanti.

"Target kita dari Kabupaten Bekasi minimal dapat menyumbangkan 50 medali emas. Puluhan atlet sudah kami rekomendasikan ke Jabar," kata Reza di Bekasi, Jumat.

Reza mengaku persiapan atlet Kabupaten Bekasi sudah matang dan optimis dapat mengharumkan nama Jawa Barat. Kabupaten Bekasi akan menyuplai atlet dari hampir dari semua cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Papua nanti.

Bahkan di cabang tertentu atlet Kabupaten Bekasi menjadi andalan Jawa Barat di antaranya wushu, menembak, renang, catur, sky air, judo, karate dan taekwondo.

"Untuk jumlah atlet masih belum diketahui, data finalnya belum 100 persen yang masuk. Yang pasti atlet yang kami turunkan hampir di semua cabor, tentunya yang berprestasi dalam event Porda dan Nasional bahkan Internasional," kata dia.

Reza menjelaskan pada Pelatda PON 2020 masing-masing daerah sifatnya mensuport provinsi hanya saja Kabupaten Bekasi tetap akan memberikan pembinaan mendalam kepada para pengurus cabang olahraga dan atlet.

"Karena atlet tersebut punya kita, kewajiban kita menjaga prestasi dia di level nasional, menjadi tanggung jawab kita juga. Kita berupaya sebisa mungkin atlet kita di Pelatda PON nanti menunjukan yang terbaik untuk Jawa Barat karena memberikan prestasi untuk Jabar juga prestasi buat Kabupaten Bekasi," katanya.

Menurut dia 50 medali emas yang ditarget bakal disumbang atlet Kabupaten Bekasi dapat diraih mengingat tidak sedikit atletnya yang berprestasi di sejumlah event.

"Proyeksi perolehan medali bisa luar biasa nanti, hasil analisa terakhir kita tidak akan kurang dari 50 emas untuk kontigen Jabar. Artinya prosentase untuk bertambahnya diatas 60 persen, kemungkinan berkurangnya sedikit," katanya lagi.

Sebagai perwakilan daerah dari Jawa Barat, Reza berharap tuan rumah Papua dapat menerima baik para kontigen yang akan berlaga di PON 2020 mendatang. Pemerintah pusat juga didorong dapat membantu membangun fasilitas atau venue yang akan digunakan para atlet agar mereka lebih fokus dan nyaman dalam ajang bergengsi itu.

"Kita berharap semua menjunjung sportifitas karena prestasi ini terukur melalui kinerja atlet dan konsep pelatih. Jangan sampai mengorbankan atlet berprestasi lain untuk menaikkan prestasi tuan rumah, jadi kita berharap ada fair play menjunjung tinggi sportifitas dan saya juga berharap banyak atlet yang memecahkan rekor nasional demi kemajuan olahraga di Indonesia," ucapnya.

Reza mengaku event PON 2020 di Papua mendatang sekaligus menjadi ajang pemanas para atletnya jelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2022 di Tasikmalaya, Subang dan Kabupaten Bandung Barat.

"Pada Porda 2022 pengurus KONI Kabupaten Bekasi sudah pede karena anak-anak kita sekarang sudah mampu menunjukkan prestasinya di tingkat nasional. Perkembanganya memang sangat cepat, semua cabor cepat berkembang," kata Reza.

Baca juga: Ridwan Kamil targetkan Jabar juara umum PON 2020

Baca juga: Titip tiga pesan, Ridwan Kamil bidik Jabar juara umum PON lagi


 

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019