Pedagang bendera Merah Putih marak di perbatasan RI-Malaysia

Pedagang bendera Merah Putih marak di perbatasan RI-Malaysia

Ilustrasi. Sejumlah warga menari saat mengikuti kirab Merah Putih di kawasan Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (3/8/2019). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar)

Nunukan (ANTARA) - Menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 pedagang aksesoris benuansa  Merah Putih mulai marak di perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Suwito asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu mengaku datang di Kabupaten Nunukan menjual aksesoris HUT RI ke-74 sejak sepekan lalu.

Ia sengaja menjadikan daerah itu sebagai lokasi penjualannya karena dianggap lebih menjanjikan dibandingkan daerah lainnya di Provinsi Kaltara.

Pria yang akrab disapa Ito ini berjualan aksesoris HUT Kemerdekaan RI ke-74 bersama puluhan rekannya dari daerah asal yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kaltara.

Aksesoris dengan berbagai ukuran dan bentuk tersebut dipatok harga mulai Rp25.000 hingga Rp150.000 per lembar.

Selama berjualan di Kabupaten Nunukan jumlah pembeli masih sepi. Ito yang berjualan di pinggir Jalan TVRI Kelurahan Nunukan Timur ini memaklumi karena peringatan HUT Kemerdekaan RI masih cukup lama.

Hal senada diutarakan Danu, pria paruh baya ini juga berasal dari Kabupaten Garut yang datang di Kabupaten Nunukan khusus berjualan aksesoris HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun.

Pria ini mengaku, pada 2018 juga berjualan bendera merah putih berbagai ukuran dan aksesoris di daerah itu.

Ia mengaku membawa ratusan lembar aksesoris dan bendera Merah Putih untuk dipasarkan di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Pewarta : Rusman
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019