Pemudik dilepas balik ke Kalteng

Pemudik dilepas balik ke Kalteng

Direktur Utama PT Semen Gresik Mukhamad Saifuddin melepas ratusan pemudik yang balik ke Kalimantan Tengah melalui Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Minggu (Foto: dokumentasi Semen Gresik)

Semarang (ANTARA) - Direktur Utama PT Semen Gresik Mukhamad Saifuddin melepas ratusan pemudik untuk balik ke Kalimantan Tengah melalui Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Minggu.

"Seluruh biaya Progam Balik Lebaran Gratis ini ditanggung oleh Semen Gresik. Peserta juga dibekali dengan makanan ringan, obat-obatan, kaos, topi, dan asuransi," katanya di Semarang, Ahad.

Ia mengatakan untuk moda transportasi yang digunakan juga memenuhi standar keselamatan dan kelayakan sehingga peserta aman dan nyaman di perjalanan.

Ia mengatakan pada tahun ini kuota yang disediakan oleh Semen Gresik yang bekerja sama dengan PT Pelni Cabang Semarang dan PT Pelindo III tersebut sebanyak 520 kursi kapal laut, dengan rincian sebanyak 270 peserta tujuan Sampit, Kotawaringin Timur dan 250 peserta tujuan Kumai, Kotawaringin Barat.

"Untuk peserta tujuan Sampit diberangkatkan siang dengan KM Leuser, sedangkan peserta tujuan Kumai dilepas Ahad malam," katanya.

Ia mengatakan kegiatan mudik saat Lebaran merupakan tradisi yang baik karena bisa menjadi wadah silaturahmi massal antar sesama. Meski demikian, dikatakannya, aktivitas tersebut tidak hanya membutuhkan fisik prima tetapi juga membutuhkan uang yang cukup.

"Ini karena pergeseran yang dilakukan tidak hanya antarkota tetapi juga antarprovinsi bahkan antarpulau. Hal ini membutuhkan biaya transportasi cukup besar selama mudik ke kampung halaman atau balik ke tempat perantauan," katanya.

Sementara itu, salah satu peserta, Haris Hermansyah (31) mengaku sangat terbantu dengan Progam Balik Lebaran Bareng Semen Gresik tersebut.

"Saya dan teman-teman bekerja di perusahaan sawit yang ada di Sampit. Lumayan bisa menghemat ongkos perjalanan," kata warga Desa Punggelan, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara yang berangkat bersama enam rekannya ini.

Peserta lain, Sungarwiningsih (54) juga merasa terbantu dengan program tersebut. Ia yang sehari-hari berjualan di Pasar Kumai ini mengaku hasil jualan hanya cukup menjadi penopang utama hidup keluarganya.

"Tiket balik saja harganya berkisar antara Rp350.000 hingga Rp500.000/orang. Makanya saya bersyukur sekali ada Program Balik Lebaran gratis PT Semen Gresik," katanya.

Sementara itu, hadir dalam acara tersebut Direktur Usaha PT Pelni OS Sodikin, GM Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (PT Pelindo III) Faris Haryoso dan jajarannya serta ratusan peserta dan keluarganya.*

Baca juga: Arus balik melalui Pelabuhan Kumai capai 6.816 penumpang

Baca juga: Di Bandara Biak arus balik Lebaran masih ramai
Pewarta : Aris Wasita
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019