Dompet Dhuafa buka kantor cabang di Parepare jelang Ramadhan

Dompet Dhuafa buka kantor cabang di Parepare jelang Ramadhan

Suasana pembukaan kantor cabang Dompet Dhuafa di Kota Parepare untuk mempermudah menjangkau kelompok sasaran dan donatur di wilayah Ajatappareng, Sulsel. (ANTARA/HO /Humas Dompet Dhuafa Sulsel)

Makassar (ANTARA) - Dompet Dhuafa memperluas kebermanfaatan dengan membuka kantor cabang di Kota Parepare untuk menjangkau donatur dan berbagi dengan masyarakat di wilayah Ajatappareng.

"Dengan adanya kantor unit Parepare yang bermitra dengan Yayasan Makkarumpa akan memperkuat program-program Dompet Dhuafa di wilayah Ajatappareng (Pinrang, Parepare, Sidrap) bahkan sampai ke Polman di Sulawesi Barat, " kata Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel Rahmat H.M. di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan dengan pembukaan kantor unit Parepare itu menjelang Ramadhan, untuk penyaluran program maupun penghimpunan akan dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan dengan rekening Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan.

Dia menjelaskan memasuki Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah, Dompet Dhuafa akan menebar berkah Ramadhan dengan menggunakan tanda pagar #jangantakutrberbagi dengan memaksimalkan potensi penghimpunan dengan konten program yang kuat.

Semangat jangan takut berbagi tersebut, katanya, juga terus menyala pada Dompet Dhuafa untuk menebar kebaikan ke seluruh penjuru dunia.

"Tentunya semangat berbagi yang dibarengi kolaborasi baik dengan donatur, mitra, 'stakeholder, pemerintah, dan seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Berkaitan dengan hal itu, Dompet Dhuafa melakukan tiga pendekatan untuk membantu mengatasi masalah kemiskinan, yaitu melayani kebutuhan mustahik yang bersifat darurat dan kondisi mendesak, mengembangkan potensi mustahik dengan membuka akses sumber daya agar terdidik dan terampil, memberdayakan mustahik yang memiliki aset, tetapi lemah dalam mengoptimalkannya, agar menjadi muzakki.

"Ketiga langkah tersebut merupakan dinamika pengelolaan mandat zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang mengalir melalui Dompet Dhuafa," ujar Rahmat.

Untuk mendukung langkah itu, diakui perlu kolaborasi dan semangat  "jangan takut berbagi" dari berbagai pihak, sehingga pelayanan, pengembangan, dan pemberdayaan terus bergulir.

Ia menjelaskan Dompet Dhuafa menggunakan lima tema dalam mengatasi masalah kemiskinan, yaitu pemberdayaan ekonomi, pengembangan pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pelayanan respons sosial kemanusian, dan penguatan dakwah di seluruh muka bumi.

Segenap ikhtiar program pemberdayaan Dompet Dhuafa, katanya, untuk sesama, terbingkai dengan semangat kepedulian, kolaborasi, dan keberagaman.
 
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019