Menlu Palestina: Kami hanya ingin perdamaian dan kebebasan

Menlu Palestina: Kami hanya ingin perdamaian dan kebebasan

Menlu Palestina Riyad al-Maliki (kelima dari kiri) bersama Menlu RI Retno Marsudi (bertopi) melepas balon di panggung perdamaian dan kemanusiaan dalam pekan solidaritas untuk Palestina di arena Car Free Day Bunderan HI Jakarta, Minggu (ANTARA News/Desi Purnamawati)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki mengatakan yang diinginkan masyarakat Palestina hanyalah perdamaian dan kebebasan.

"Yang kami inginkan tidak lebih dan tidak kurang adalah perdamaian, kami tidak meminta apapun lainnya," kata Menlu al Maliki di acara jalan santai untuk perdamaian dan kemanusiaan dalam rangka Pekan Solidaritas Untuk Palestina di CFD Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan, tema yang diambil dalam acara tersebut yaitu Walk for Peace and Humanity sangat tepat karena masyarakat Palestina, menurut al Maliki, juga tidak meminta apapun selain hanya kemanusiaan untuk Palestina.

"Kami inginkan dunia melihat kami sebagai manusia dan juga berbagi kemanusiaan dengan kami," kata al Maliki dalam acara yang digelar Kementerian Luar Negeri RI itu sebagai bentuk dukungan dan solidaritas Indonesia untuk Palestina.

Palestina berada di bawah pendudukan Zionis Israel selama 51 tahun yang masih berlangsung  hingga kini dan masyarakat Palestina terus memperjuangkan kebebasannya.

"Kami percaya warga Palestina memilih untuk bebas, memilih untuk menikmati kemanusiaannya, dan hidup dalam damai dan keadilan," ujar dia.

Karena itu, tambah al Maliki, solidaritas dan dukungan yang ditunjukkan masyarakat dan Pemerintah Indonesia sangat penting bagi mereka.

Bahkan menurut Maliki, selama solidaritas dari Indonesia masih mengalir maka masyarakat Palestina akan terus berjuang untuk mencapai kebebasan dan kemerdekaannya.

Baca juga: Menlu: Indonesia di garda depan untuk Palestina

Baca juga: Solidaritas Indonesia "udara segar" bagi Palestina
Pewarta : Desi Purnamawati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018