Jakarta (ANTARA News) - Donald Trump akan menjadi presiden Amerika Serikat pertama dalam hampir satu abad terakhir yang mengakhiri satu tahun pertama pemerintahannya tanpa menggelar santap malam kenegaraan.

Sejak berkuasa, pemimpin AS ini mengkritik acara-acara seperti itu, padahal awam menganggapnya alat diplomatik yang penting.

Acara ini bahkan sengaja dipamerkan kepada dunia, mulai dari seremoni kedatangan tamu negara, sampai acara jamuan makan malamnya sendiri di Gedung Putih.

Trump meremehkan mantan presiden Barack Obama yang kerap menggelar jamuan makan malam kenegaraan, terutama mengkritik Obama ketika menggelar makan malam kenegaraan pada 2015 saat menjamu Presiden China Xi Jinping.  

"Kalau saya jadi presiden, saya tak akan menjamu makan malam Xi. Saya akan memberinya hampurger McDonald's dan lalu bilang kami harus bekerja," kata Trump saat itu.

Ironisnya awal tahun ini, dalam tur di Asia, Trump disambut karpet merah, parade militer dan jamuan makan malam oleh para pemimpin Asia.

"Luar biasa," kata dia mengenai sambutan Asia kepadanya.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengungkapkan tidak ada alasan pasti mengapa Trump tidak lagi mengeluarkan undangan kenegaraan. Namun dia mengharapkan Trump menjadwalkan lagi undangan kenegaraan kepada para pemimpin dunia tahun depan.




Pewarta: -
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2017