RSCM Kencana sepi pengamanan aparat

RSCM Kencana sepi pengamanan aparat

Ketua DPR Setya Novanto dibawa keluar dari mobil ambulance setibanya di RSCM Kencana, Jakarta Pusat, Jumat (17/11/2017). Setya Novanto dibawa ke RSCM Kencana untuk tindakan medis lebih lanjut. (ANTARA /Ubaidillah)

Jakarta (ANTARA News) - Pasca-dilarikannya Ketua DPR Setya Novanto ke RSCM Kencana tidak tampak pengamanan aparat bersenjata maupun kendaraan lapis baja di lingkungan rumah sakit tersebut pada Jumat malam.

Pewarta Antara melaporkan pada Jumat malam hanya tampak sejumlah kendaraan media dan awak media yang masih menunggu di depan lobi RSCM Kencana.

Tidak tampak adanya aparat bersenjata yang berjaga di luar RSCM Kencana. Penjagaan dengan aparat bersenjata hanya dilakukan di pintu masuk tempat SN dirawat di lantai tujuh RSCM Kencana.

Lobi RSCM Kencana pun sudah ditutup sejak pukul 22:00 bagi para pengunjung.

Hanya sejumlah aparat keamanan internal rumah sakit yang mengenakan setelan jas hitam dan dasi merah tampak menjaga pintu lobby RSCM Kencana.

SN mengalami kecelakaan tunggal, di mana mobil Toyota Fortuner yang ditumpanginya menabrak tiang listrik di daerah Permata Hijau, Jakarta, Kamis malam dan dilarikan ke RS Medika Permata Hijau untuk menjalani perawatan.

Sebelum mengalami kecelakaan SN dikabarkan akan menuju Metro TV untuk melakukan wawancara secara "live" atau alangsung, sebelum berencana ke KPK untuk memberikan keterangan.

Sejauh ini KPK telah menerbitkan surat penahanan terhadap Setya Novanto yang saat ini berstatus sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik.

SN dipindahkan dari RS Medika Permata Hijau ke RSCM Kencana siang tadi.

Belasan penyidik KPK dikabarkan menyambangi RSCM Kencana siang tadi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemindahan Novanto dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau ke RSCM untuk kepentingan penyidikan.

Sementara Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyebut pemindahan tersebut dilakukan karena alat MRI di RS Medika Permata Hijau rusak.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017