126 pasien COVID-19 dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

126 pasien COVID-19 dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Warga melintas di kawasan RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 126 pasien terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19) masih dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran hingga Selasa.

"Pasien berkurang tiga orang," kata kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta.

Aris menjelaskan jumlah pasien dalam perawatan pada Senin (6/12) sebanyak 129 orang.

Aris menjelaskan para pasien COVID-19 itu dirawat di Tower 5 dan 6. Para pasien dirawat dengan gejala ringan. Kapasitas RSDC Wisma Atlet Kemayoran mampu menampung 7.937 pasien sehingga saat ini tersisa sebanyak 7.811 tempat tidur yang kosong.

Baca juga: Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 127.528 orang

Untuk rekapitulasi pasien sejak 23 Maret 2020 hingga 7 Desember 2021, sebanyak 129.360 orang pasien terdaftar. Dimana 129.234 orang pasien telah keluar dengan rincian 127.590 dinyatakan sembuh, 1.048 dirujuk ke RS lain, dan 596 orang meninggal dunia.

Sementara itu, di RS Darurat Wisma Atlet Pademangan pasien rawat inap yang melakukan isolasi mandiri dari luar negeri sebanyak 3.963 orang hingga Selasa. Angka itu bertambah 315 orang dibandingkan Senin (29/10) sebanyak 3.648 orang. Para pasien itu dirawat di Tower 8,9, dan 10.

Baca juga: Pasien rawat inap RSDC Wisma Atlet per hari ini berkurang 16 orang
Baca juga: Sebanyak 173 pasien COVID-19 dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran


Sebelumnya Koordinator Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono menyatakan sarana isolasi terpusat memberi layanan kesehatan dan pendampingan medis kepada pasien COVID-19 tanpa gejala dan gejala ringan sehingga mereka yang bergejala sedang dan berat dapat dirawat di RS rujukan.

Ia mengajak semua pihak untuk terus menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. Menurutnya kewaspadaan dengan cara mematuhi protokol kesehatan 5M adalah hal terpenting agar kasus COVID-19 tidak kembali naik.

“Saya sudah lebih dari setahun di sini. Dari data-data, jika ada kelengahan dalam menjalankan protokol kesehatan, pasti pasien yang datang meningkat. Jumlah pasien di Wisma Atlet ini menggambarkan secara akurat kondisi pandemi COVID-19,” jelas Tugas.
Pewarta : Fauzi
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021