Kemarin 94,7 juta warga sudah vaksinasi COVID-19, kasus baru HIV turun

Kemarin 94,7 juta warga sudah vaksinasi COVID-19, kasus baru HIV turun

Arsip Foto. Petugas medis mempersiapkan vaksin COVID-19 buatan Sinovac untuk disuntikkan kepada tenaga kesehatan di Klinik Universitas Brawijaya, Jawa Timur, Selasa (2/2/2021). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Jakarta (ANTARA) - Pada Senin (29/11) jumlah warga Indonesia yang sudah tuntas menjalani vaksinasi mencapai 94,7 juta orang lebih, angka kasus baru HIV turun, dan Ikatan Dokter Anak Indonesia meluncurkan program untuk meningkatkan cakupan imunisasi anak.

Selain itu ada warta mengenai persebaran virus corona varian Omicron dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Aroma Maluku yang bisa disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

94,7 juta warga sudah selesai jalani vaksinasi COVID-19

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang sudah selesai menjalani vaksinasi COVID-19 pada Senin mencapai 94.755.660 orang, bertambah sebanyak 415.923 orang dari hari sebelumnya.

Virus corona varian Omicron pertama ditemukan pada orang dengan HIV

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan bahwa kasus infeksi virus corona varian Omicron (B 1.1.529) pertama ditemukan pada orang dengan infeksi human immunodeficiency virus (HIV) di Afrika. "Kasus terjadinya varian baru ini didapatkan pada orang dengan status HIV yang belum mendapatkan vaksinasi dan juga yang sudah mendapatkan vaksinasi," katanya.

Kasus baru HIV turun pada 2020

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan bahwa angka kasus baru infeksi HIV pada tahun 2020 lebih rendah 47 persen dibandingkan pada 2010. Menurut dia, pada 2020 jumlah orang yang hidup dengan HIV di Indonesia sebanyak 543.100 orang.

IDAI luncurkan Littleku untuk tingkatkan cakupan imunisasi anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meluncurkan program Littleku (lengkapi imunisasi tidak lengkap anakku) guna mendukung upaya peningkatan cakupan program vaksinasi rutin pada anak, yang pada masa pandemi COVID-19 pelaksanaannya terkendala.

Nadiem ingin Gernas BBI Aroma Maluku tercium sampai lintas benua

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim ingin Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Aroma Maluku tercium sampai lintas benua. Dia berharap kekayaan dan warisan budaya Maluku bisa dimanfaatkan untuk menyejahterakan dan memajukan masyarakat. 

Pewarta : Indriani
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021