Polisi masih kejar satu bandar narkoba yang tabrak anggota di Cirebon

Polisi masih kejar satu bandar narkoba yang tabrak anggota di Cirebon

Salah seorang buron bandar narkoba berinisial C (45) tiba di Polres Metro Jakarta Pusat dengan muka ditutup dan tangan diborgol pada Selasa (23/11/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Jakarta (ANTARA) - Tim khusus dari Satuan Reserse (Satres)
Narkoba dan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Jakarta Pusat masih memburu satu tersangka bandar narkoba yang menabrak dan melindas anggota Kepolisian saat penyergapan di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (21/11).

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indriwienny Panjiyoga menjelaskan, satu dari dua tersangka, yakni berinisial C telah ditangkap di perbatasan Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa dini hari.

Tersangka C (45) tiba di Polres Metro Jakarta Pusat dengan muka ditutup dan tangan diborgol pada Selasa sore.

"Tersangka (C) ini adalah tersangka yang menurunkan barang di 'rest area'. Untuk yang satunya yang menabrak anggota kami masih dilakukan pengejaran," kata Panjiyoga saat ditemui di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Selasa.

Tersangka diciduk di rumah temannya yang berada di area persawahan wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Bandar narkoba penabrak polisi ditangkap di Semarang
Baca juga: Polisi sebut bandar narkoba sedang lakukan transaksi sebelum kabur


Saat proses penangkapan, tidak ada perlawanan dari tersangka yang kala itu sedang beristirahat.

Berdasarkan pengakuan tersangka C, setelah melarikan diri menggunakan mobil di "rest area" wilayah Cirebon, Jawa Barat, ia dan tersangka lainnya berpisah dari lokasi transaksi.

Ketika hendak melakukan penyergapan, anggota Kepolisian melakukan penyamaran sebagai pembeli sabu. Namun, tersangka C mencurigai hingga akhirnya melarikan diri ke mobil.

"Karena pengakuannya setelah kejadian mereka berpisah. (Pelaku) Yang mengemudi mobil masih kita cari," kata dia.
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021