Kemarin, Kemenag cairkan insentif guru PAI hingga banjir rob Jawa

Kemarin, Kemenag cairkan insentif guru PAI hingga banjir rob Jawa

Sejumlah anak menggunakan rakit melewati jalan di sekitar rumahnya yang tergenang banjir rob di Degayu, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (16/11/2021). Sebanyak 570 rumah warga di Kelurahan Degayu terdampak banjir rob dengan ketinggian antara 30-50 centimeter. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora pada Rabu (17/11) yang terpopuler dan masih menarik untuk anda simak telah dirangkum kembali, di antaranya Kementerian Agama RI (Kemenag) mencairkan insentif Rp66 miliar untuk 44 ribu guru pendidikan agama islam non-PNS hingga BMKG ingatkan banjir rob di pesisir utara Pulau Jawa.

Selain itu, perokok sangat rentan terkena penyakit yang mematikan ketiga di dunia menjadi topik hangat yang tidak boleh terlewatkan.

Rangkuman berita terpopuler tersebut selengkapnya dapat anda simak melalui tautan berikut:

1. Kemenag cairkan insentif Rp66 miliar untuk 44 ribu guru PAI non-PNS

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) mulai mencairkan insentif bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-pegawai negeri sipil (PNS) dengan total anggaran sebesar Rp66 miliar bagi 44.000 guru.

2. MUI serahkan penanganan perkara Ahmad Zain ke kepolisian

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerahkan penanganan perkara dugaan keterlibatan anggota pengurusnya, Ahmad Zain An-Najah, dalam jaringan Jamaah Islamiyah ke kepolisian.

3. Penerima vaksin lengkap capai 86,27 juta jiwa penduduk Indonesia

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis vaksin secara lengkap mencapai 86,27 juta jiwa hingga Rabu, pukul 12.00 WIB.

4. BMKG ingatkan banjir rob di pesisir utara Jawa

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan potensi terjadinya banjir rob yang terjadi di pesisir utara Pulau Jawa pada tanggal 18-25 November, sehingga masyarakat diminta lebih waspada.

5. Dokter: Perokok sangat rentan terkena penyakit mematikan ketiga dunia

Dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkapkan bahwa perokok sangat rentan terkena penyakit mematikan nomor tiga di dunia yaitu Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) yang disebabkan oleh pajanan polusi udara atau zat beracun seperti yang ada pada asap rokok.
Pewarta : Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021