Batam tanpa tambahan kasus COVID-19

Batam tanpa tambahan kasus COVID-19

Warga menikmati fasilitas wisata air di Kota Batam, Kepulauan Riau. Protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 wajib diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan wisata. (ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Kota Batam di Provinsi Kepulauan Riau pada Selasa tanpa tambahan kasus penularan COVID-19 sehingga jumlah akumulatif kasus infeksi virus corona di kota itu tetap bertahan di angka 25.790 kasus.

"Alhamdulillah hari ini Batam kembali nol kasus positif," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam Azril Apriansyah.

Ia menambahkan, pada Selasa tidak ada penderita COVID-19 yang meninggal dunia dan penderita COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah tiga orang.

Menurut data pemerintah, jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Kota Batam sejak awal pandemi sampai sekarang seluruhnya 25.790 kasus dengan jumlah penderita yang sudah sembuh total 24.927 orang (96,65 persen) dan pasien yang meninggal dunia seluruhnya 837 orang (3, 24 persen).

Azril mengatakan bahwa saat ini masih ada 26 penderita COVID-19 yang menjalani perawatan dan atau karantina di Kota Batam.

Di antara penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan atau karantina, ia melanjutkan, ada enam orang yang menjalani perawatan di rumah sakit, 11 orang yang menjalani isolasi mandiri, dan sembilan orang yang menjalani karantina di fasilitas isolasi terpusat di asrama haji.

Penularan virus corona secara umum sudah menurun di Kota Batam.

Tiga kecamatan yang ada di pulau penyangganya, Belakangpadang, Bulang, dan Galang, semuanya sudah berada di zona hijau, zona tanpa kasus COVID-19.

Tiga dari sembilan kecamatan di pulau utama juga sudah berada di zona hijau, yakni Bengkong, Batuampar, dan Nongsa.

Sementara wilayah Kecamatan Lubukbaja, Sekupang, Batuaji, Sagulung, Seibeduk, dan Batam Kota berada di zona kuning, zona risiko penularan rendah.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa pemerintah kota bisa menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1 karena angka kasus penularan virus corona di Kota Batam sudah rendah.

Meski pembatasan kegiatan masyarakat sudah dilonggarkan, Wali Kota mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

"Kita tidak berharap adanya gelombang ketiga," kata Wali Kota.

Baca juga:
24.900 warga Batam sudah sembuh dari COVID-19
Kasus COVID-19 di Batam turun 76 persen
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021