Manajemen sebut Kartu Prakerja jangkau seluruh wilayah Indonesia

Manajemen sebut Kartu Prakerja jangkau seluruh wilayah Indonesia

Tangkapan layar Direktur Eksekutif Manajemen Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam diskusi virtual, dipantau dari Jakarta, Kamis (23/9/2021) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan jangkauan dari program tersebut kini telah mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia untuk membantu masyarakat mendapatkan pelatihan.

"Kita ternyata telah mampu untuk menjangkau seluruh kabupaten/kota se-Indonesia jadi dari Sabang ke Marauke, Miangas sampai Rote ada semua," kata Deni dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 yang dipantau virtual dari Jakarta pada Kamis.

Bahkan, kata Denni, terdapat sembilan penerima Kartu Prakerja di wilayah yang merupakan pulau terluar paling utara Indonesia yang berdekatan dengan Filipina. Total 514 kabupaten/kota di Indonesia terdapat peserta yang mendapatkan manfaat program tersebut.

Baca juga: Kartu Prakerja bantu selesaikan tantangan ketenagakerjaan era digital

Baca juga: Program KEJAR pertemukan pencari kerja dan pekerjaan impian


Meski demikian, Denni mengakui permasalahan jaringan internet masih menjadi kendala di beberapa daerah untuk melakukan pelatihan virtual yang ditawarkan dalam pelatihan di program tersebut.

Selain itu, terdapat pula isu di mana tidak semua orang memiliki peralatan yang mumpuni untuk melakukan pelatihan. Karena itu, sejak awal program itu dimulai pada 2020 pihaknya telah meminta bantuan kepada Kementerian Dalam Negeri yang diwujudkan dengan pemerintah daerah memfasilitasi pendaftaran bagi peserta dan saat mengikuti pelatihan.

"Kita berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada," tegas Denni.

Dia menyebutkan setiap gelombang yang dibuka oleh Kartu Prakerja terdapat pendaftaran sekitar 4 juta hingga 6 juta orang. Kartu Prakerja sendiri sampai saat ini terakhir membuka Gelombang ke-21 dengan terdapat sekitar 5,9 juta penerima program pelatihan yang juga memberikan insentif setelah pelatihan saat pandemi tersebut.

Sedangkan pada 2020 yang mencakup Gelombang 1 sampai dengan Gelombang 11 terdapat total penerima 5,5 juta penerima Kartu Prakerja.

Baca juga: Guru Besar IPB: Program Kartu Prakerja beri nilai manfaat tinggi

Baca juga: Kartu Prakerja dinilai disrupsi pasar pelatihan kerja jadi "on demand"

 
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021