DKI kemarin, perluasan akses vaksin hingga status zona merah

DKI kemarin, perluasan akses vaksin hingga status zona merah

Tenaga kesehatan memberikan suntikan vaksinasi COVID-19 jenis Moderna kepada masyarakat di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa terjadi di DKI Jakarta pada hari Senin (6/9). Mulai dari Pemprov DKI Jakarta yang memperluas akses vaksinasi Pfizer dan Moderna hingga status zona merah COVID-19.

Selain itu, sejumlah berita kemarin lainnya di Ibu Kota masih menarik untuk dibaca pada hari ini. Berikut adalah rangkumannya.

1.Pemprov DKI perluas akses vaksin Pfizer dan Moderna

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas akses vaksinasi dengan vaksin merek Pfizer dan Moderna bagi masyarakat umum di Puskesmas, rumah sakit hingga sejumlah sentra vaksinasi tertentu di lima wilayah guna mempercepat kekebalan kelompok.

2.Tidak ada RT di Jakarta yang berstatus zona merah COVID-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tidak ada Rukun Tetangga (RT) di Ibu Kota berstatus zona merah COVID-19 karena masyarakat yang disiplin hingga peran petugas lintas dinas dalam menegakkan protokol kesehatan.

3.Jakpro optimis pengerjaan saluran utilitas terpadu selesai akhir 2021

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro optimis pengerjaan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) pada tujuh ruas di Jakarta Selatan selesai akhir 2021.

4.Hampir 70 persen warga DKI telah divaksin dua dosis

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat hampir 70 persen atau 6,22 juta warga Ibu Kota telah mendapatkan vaksinasi lengkap dua dosis.

5.Penyelenggara senam di Jakbar minta maaf karena ciptakan kerumunan

Pungki (50), instruktur senam yang menggelar senam massal di Jalan Puri Ayu, Jakarta Barat, mengaku menyesal dan meminta maaf karena kegiatannya menimbulkan kerumunan di ruang publik.
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021