Warga Agam Sumbar meninggal dunia akibat COVID-19 capai 167 orang

Warga Agam Sumbar meninggal dunia akibat COVID-19 capai 167 orang

Kepala Dinkes Agam, Hendri Rusdian. ANTARA/Yusrizal/am.

Lubuk Basung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat warga daerah itu meninggal dunia akibat COVID-19 mencapai 167 orang dari 6.730 kasus terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

"Sebanyak 167 warga meninggal dunia itu tersebar di 16 kecamatan di Agam," kata Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian di Lubukbasung, Rabu.

Ia mengatakan total warga daerah itu terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 6.730 orang.

Baca juga: 24 warga Agam positif COVID-19, satu meninggal

Sedangkan pasien sembuh mencapai 4.956 orang dan masih terkonfirmasi positif 1.630 orang.

Pasien ini melakukan isolasi di rumah sakit 44 orang dan isolasi di rumah 1.586 orang.

"Kita mendoakan semoga para pasien tetap semangat dan segera sembuh," katanya.

Baca juga: 59 warga Agam terkonfirmasi positif COVID-19

Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, tambahnya, Satgas COVID-19 terus berupaya mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan lewat operasi yustisi secara masif.

Operasi itu dilakukan di pasar tradisional dan pusat keramaian di daerah itu.

Baca juga: Sebanyak 16 warga Agam positif COVID-19

Pihaknya juga terus menggerakkan percepatan imunisasi untuk mencapai kekebalan kelompok.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 ini, menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan mengikuti vaksinasi COVID-19.

Baca juga: Sebanyak 40 warga Agam positif COVID-19 dan dua sembuh

 
Pewarta : Altas Maulana
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021