Beruang madu kembali muncul di kawasan Kelok 44 Agam

Beruang madu kembali muncul di kawasan Kelok 44 Agam

Petugas Resot KSDA Agam sedang melakukan pengecekan lokasi temuan beruang madu, Senin (11/1/2021). ANTARA/antarasumbar.

Lubukbasung (ANTARA) - Beruang madu (helarctos malayanus) kembali muncul di kawasan ruas jalan dan wisata Kelok 44 tempatnya pada Kelok ke-28 Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (9/1) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Ade Putra di Lubukbadung, Selasa, mengatakan beruang madu itu dilihat oleh Erizal M Sutan Mangkuto (50) saat hendak ke sawah.

"Beruang madu itu berada di sekitar sawahnya dan Erizal langsung menghindar," katanya.

Baca juga: BBKSDA Riau evakuasi anak beruang madu lumpuh dari perkebunan sawit

Pada Minggu (10/1), tambahnya, Erizal melaporkan temuan satwa liar yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya ke BKSDA melalui Resor Agam.

Atas laporan itu, petugas Resor Konservasi Sumberdaya Alam Agam ke lokasi untuk klarifikasi dan pengecekan lapangan terkait informasi dari warga tentang kemunculan satwa dilindungi itu pada Senin (11/1).

Hasil wawancara dari saksi mata dan identifikasi lapangan, diduga satwa tersebut merupakan individu yang sama dan pernah muncul beberapa bulan lalu di sekitar Kelok 35 dan Kelok 42.

Baca juga: BBKSDA Riau pasang perangkap beruang liar di permukiman warga

Upaya penanganan akan dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan analisa prilaku satwa, mengingat upaya pemasangan perangkap beberapa waktu lalu belum membuahkan hasil.

"Apabila beruang itu masih muncul di lokasi yang sama, maka akan kita pasang perangkap, karena keberadaan satwa itu masih berpindah-pindah," katanya.

Ia mengakui beruang madu itu sudah lima kali muncul ke permukiman warga. Beruang madu itu pertama kali muncul di Kelok 35 pada 5 Oktober 2020. Setelah itu kembali muncul di Kelok 42, Padang Galanggang, Sidang Tangah dan Kelok 28.

Untuk itu, Ade mengimbau warga sekitar jalur Kelok 44 untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat keluar rumah. 

Baca juga: BKSDA Sumbar selamatkan beruang madu di Pasaman Barat
Pewarta : Altas Maulana
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021