Wakil Wali Kota Bogor kaget Sungai Cibalok jadi tempat buang sampah

Wakil Wali Kota Bogor kaget Sungai Cibalok jadi tempat buang sampah

Tumpukan sampah di aliran Sungai Cibalok di Kelurahan Gudang Kota Bogor (ANTARA/Riza Harahap)

Bogor (ANTARA) - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim tampak kaget ketika melihat tumpukan sampah dan puing bangunan di aliran Sungai Cibalok di Kelurahan Gudang Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, sehingga tidak ada lagi air yang mengalir.

"Ini contoh perilaku yang tidak memiliki kesadaran pada kelestarian lingkungan, membuang sampah di sungai sehingga menjadi timbunan sampah," kata Dedie A Rachim, saat meninjau aliran Kali Cibalok, di Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat.

Pada peninjauan tersebut, Dedie A Rachim didampingi antara lain oleh Camat Bogor Tengah Abdul Wahid dan Lurah Gudang Mugie Mulyawan.

Dedie melihat aliran Sungai Cibalok dari atas jembatan di Jalan Padasuka, tampak pemandangan aliran sungai itu sudah berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Baca juga: Bima Arya lakukan Ekspedisi Ciliwung dari Bogor ke Manggarai

Baca juga: Wali Kota Bogor bersama OPD terkait susuri Sungai Ciliwung


Dari permukaan jalan ke permukaan aliran kali tingginya sekitar lima meter, tapi di dekat jembatan sudah dipenuhi oleh tumpukan sampah hingga mencapai dua meter di bawah permukaan jembatan.

Pemandangan aliran kali yang berubah menjadi tempat pembuangan sampah itu membuat Dedie menggeleng-gelengkan kepalanya.

Menurut Dedie, sampah di aliran Sungai Cibalok ini harus dibersihkan, karena Sungai Cibalok ini adalah bagian dari cagar budaya yang harus dilestarikan.

"Tumpukan sampah di aliran sungai ini, membuat aliran air di bagian hulunya menjadi tersumbat. Dampaknya, kalau musim hujan bisa menjadi banjir," katanya.

Dedie mengingatkan, Camat Bogor Tengah dan Lurah Gudang yang saat itu mendampinginya, untuk menegur warga agar tidak membuang sampah di aliran sungai.

Bahkan, ketika menjumpai beberapa warga yang duduk-duduk di dekat jembatan, Dedie mengingatkan warga secara langsung agar tidak membuang sampah ke sungai.

Menurut Dedie, warga harus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungannya. "Kalau lingkungannya tidak dijaga, maka bisa menjadi sumber penyakit dan pada musim hujan bisa banjir," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid, mengusulkan kepada Dedie A Rachim untuk mengerahkan tenaga kebersihan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengangkat sampah di aliran Sungai Cibalok.*

Baca juga: Danjen Kopassus pamerkan hasil revitalisasi hulu Sungai Ciliwung Bogor

Baca juga: Kepala BNPB hingga Bupati Bogor tanami hulu Ciliwung ribuan pohon
Pewarta : Riza Harahap
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021