TPU Tegal Alur tingkatkan gali makam dari limpahan Pondok Ranggon

TPU Tegal Alur tingkatkan gali makam dari limpahan Pondok Ranggon

Sejumlah tanda pengenal yang terbuat dari kardus berada di pusara kasus meninggal akibat COVID-19 sebagai pengganti nisan di komplek TPU Tegal Alur, Jakarta, Rabu (22/4/2020). . ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat meningkatkan jumlah penggalian makam karena mendapat limpahan jenazah pasien COVID-19 dari TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

"Rata-rata per hari 25-35 pemakaman, setelah ada limpahan dari Pondok Ranggon," ujar Ketua Satuan Pelaksana TPU Tegal Alur Wawin Wahyudi di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, hal itu karena lahan makam di TPU Pondok Tanggon sudah sangat penuh bagi lahan muslim dan nonmuslim.

Padahal, pada hari-hari biasa, TPU Tegal Alur menggali 10-20 makan pasien COVID-19 per harinya saat TPU Pondok Ranggon masih dapat menampung jenazah.

Namun Wawin memastikan TPU Tegal Alur masih melayani jenazah pasien COVID-19 dengan lahan makam yang masih tersedia.

Pelayanan pun masih berjalan normal, dengan terus menyediakan lahan untuk pemakaman jenazah COVID-19.

Hingga kini, TPU Tegal Alur kurang lebih telah mengubur 3.000 jenazah terpapar COVID-19.

Sebelumnya, TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur dinyatakan telah kehabisan lahan untuk memakamkan jenazah COVID-19.

Hanya tersisa 30 liang lahat di blok nonmuslim, meskipun Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta telah membuka lahan baru sebanyak tiga blok seluar 400 meter persegi, yang telah menampung 1.000 jasad pasien COVID-19.

Baca juga: Sudin SDA Jaksel kirim tanah kerukan setu untuk makam COVID-19
Baca juga: TPU Tegal Alur ramai peziarah di Hari Raya Idul Fitri

 
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020