Empat karyawan BRI Cabang Putussibau positif COVID-19

Empat karyawan BRI Cabang Putussibau positif COVID-19

Dokumentasi - Mikrograf elektron berwarna yang dipindai dari sel apoptosis (merah) yang terinfeksi partikel virus SARS-COV-2 (kuning) yang dikenal sebagai virus corona, diisolasi dari sampel pasien, Gambar ini diambil di NIAID Integrated Research Facility (IRF), di Fort Detrick, Maryland, Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular NIH, AS. ANTARA FOTO/ReutersHandout- NIAID/hp.

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Nazaruddin menyatakan sesuai surat Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat tertanggal 30 Oktober 2020, di Kapuas Hulu ada tujuh penambahan kasus baru konfirmasi positif COVID-19, empat orang di antaranya merupakan karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Putussibau daerah tersebut.
 
"Karyawan BRI Putussibau ada empat orang positif COVID-19, kemudian dua tenaga kesehatan Puskesmas Silat Hilir, serta warga sipil biasa satu orang yang pernah kontak erat dengan almarhum Pimpinan Cabang BRI Putussibau," kata Nazaruddin, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat.
 
Disampaikan Nazaruddin, tujuh pasien baru positif COVID-19 yaitu, pasien 056, umur 48 tahun (laki-laki), pasien 057 umur 36 tahun (perempuan), pasien 058, umur 43 tahun (perempuan), pasien 059, umur 53 tahun (laki-laki), pasien 060, umur 52 tahun (perempuan), pasien 061, umur 27 tahun (laki-laki) dan pasien 062, umur 58 tahun (laki-laki).

Baca juga: 72.818 warga Sulut telah lakukan tes cepat COVID-19
 
Menurut dia, saat ini total terkonfirmasi positif COVID-19 di Kapuas Hulu sebanyak 62 orang dan dinyatakan sembuh sebanyak 51 orang, sembilan orang isolasi mandiri di rumah karena termasuk kasus terkonfirmasi asimtomatis (tanpa gejala) salah satunya yaitu seorang dokter dan dua orang meninggal dunia.
 
"Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah melakukan contact tracing dan swab test terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi COVID-19," jelas Nazaruddin.
 
Sebelumnya pada Rabu (21/10) Pimpinan Cabang BRI Putussibau berinisial SU (53) meninggal dunia dengan hasil swab positif COVID-19, setelah itu pada Rabu (28/10) seorang warga Putussibau berinisial RD (60) juga meninggal dunia dengan hasil swab positif COVID-19.*

Baca juga: Kasus positif COVID-19 bertambah tujuh orang di Tarakan
Baca juga: Kang Emil sebut 100 orang reaktif usai tes cepat di tempat wisata
Baca juga: Positif COVID-19 Lampung bertambah 37 kasus
Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020