Kemarin, Jokowi terima Menlu AS hingga cegah provokasi isu boikot

Kemarin, Jokowi terima Menlu AS hingga cegah provokasi isu boikot

Presiden RI Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Menlu AS Mike Pompeo, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2020). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/am.

Jakarta (ANTARA) - Lima berita politik pada Kamis (29/10) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai dari Presiden Jokowi terima Menlu AS Pompeo di Bogor hingga MUI ajak masyarakat tak terprovokasi isu boikot produk Prancis.

1. Presiden Jokowi terima Menlu AS Pompeo di Bogor

Presiden Joko Widodo pada Kamis menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Selengkapnya di sini

2. Wapres harap Muslimat NU sebarkan ajaran Islam moderat

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dapat berperan sebagai organisasi kemasyarakatan yang menyebarkan ajaran agama Islam moderat dan ikut mendukung upaya Pemerintah dalam menangkal radikalisme di Indonesia.

Selengkapnya di sini

3. Wapres: Teladani sikap terpuji Nabi Muhammad di era disrupsi

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan sikap dan teladan Nabi Muhammad yang terpuji harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di era disrupsi informasi saat ini.

Selengkapnya di sini

4. HNW kecam sikap Presiden Macron biarkan penistaan Nabi Muhammad

Wakil Ketua MPR RI M Hidayat Nur Wahid mengecam sikap Presiden Prancis Emmanuel Macron karena membiarkan tindakan penistaan Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di negara tersebut, dan mengutuk segala kekerasan yang timbul sebagai akibatnya.

Selengkapnya di sini

5. MUI ajak masyarakat tak terprovokasi isu boikot produk Prancis

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi meminta masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kedamaian di Tanah Air dalam menyikapi ajakan untuk memboikot produk Prancis.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020