Kemarin, curahan hati korban video mesum hingga rumah bupati diteror

Kemarin, curahan hati korban video mesum hingga rumah bupati diteror

Polisi saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (16/8/2020). Terdapat orang tidak bertanggungjawab melempar kembang api ukuran besar ke dalam garasi berisi sejumlah mobil. ANTARA Jatim/ Ach

Jakarta (ANTARA) - Ragam berita hukum di Tanah Air pada Minggu (16/8) menarik dibaca kembali untuk mengawali informasi Anda pada pekan ini, di antaranya:

 

Korban video mesum: Harga diri saya hancur

Timika (ANTARA) - MM, aktor utama sekaligus sebagai korban kasus video mesum yang beredar luas di jagad media sosial di Timika baru-baru ini menyatakan harga dirinya sebagai tokoh masyarakat Suku Kamoro di Kabupaten Mimika, Papua benar-benar hancur sehingga tidak akan menempuh jalur perdamaian guna menyelesaikan permasalahan itu.

 

"Masa depan saya hancur. Dikasih uang miliaran pun saya tidak akan terima. Harga diri saya sebagai tokoh masyarakat Kamoro benar-benar diinjak-injak. Masalah ini harus sampai di pengadilan," kata MM di Timika, Minggu.

 

Baca selengkapnya

 

Polisi tangani teror di rumah Bupati Kediri

Kediri (ANTARA) - Personel Kepolisian Resor Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menangani kasus teror di rumah Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno, berupa kembang api ukuran besar yang dilempar di bagian garasi mobil.

 

Rumah itu terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Kediri. Suami sang bupati, juga merupakan mantan Bupati Kediri, Sutrisno, yang juga mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.

 

"Dari hasil olah TKP ada bekas ledakan, mesiu. Jadi, semacam gulungan karton dari pecahan kembang api tersebut," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri, AKP Gilang Akbar, di Kediri, Minggu.

 

Baca selengkapnya

 

Kopassus bentangkan kain merah putih ukuran raksasa di Puncak Bogor

Cisarua, Bogor (ANTARA) - Pasukan Khusus (Kopassus) Batalion 14/Bhadrika Sena Baladika bersama relawan pecinta alam membentangkan kain merah putih berukuran raksasa di Telaga Saat, Kawasan Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

 

"Temanya kan Merah Putih Telaga Saat Untuk Indonesia Jaya. Artinya, Indonesia akan meraih kejayaannya pada hari kemerdekaan ke-75 ini," ujar Wakil Komandan Jenderal Kopassus Brigjen TNI M Hassan, usai membentangkan kain merah putih berukuran 100 meter kali empat meter itu.

 

Baca selengkapnya

 

Polisi lakukan buka-tutup lalu-lintas di Lembang saat libur panjang

Bandung (ANTARA) - Satuan Lalu-lintas Polres Cimahi memberlakukan rekayasa lalu-lintas buka-tutup jalur di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu.

 

Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Cimahi, AKP Susanti Samaniah, mengatakan, rekayasa itu diberlakukan karena terjadi peningkatan volume kendaraan yang menuju sejumlah objek wisata di kawasan Lembang saat libur panjang ini.

 

"Rekayasa buka-tutup hanya bersifat penarikan kendaraan saja, jadi kalau kami melakukan penarikan kendaraan yang dari arah Bandung, otomatis yang dari arah Lembang kami tutup dulu," kata Susanti saat dihubungi di Bandung, Minggu.

 

Baca selengkapnya

 

Seorang anggota Sabhara Polres Cianjur menjadi korban pembacokan

Cianjur (ANTARA) - Seorang anggota Sabhara Polres Cianjur, Jawa Barat Briptu Naufal Arief menjadi korban pembacokan oleh anggota gerombolan bermotor, saat bertugas mengatur lalu lintas di Jalan Dr Muwardi-By Pass Cianjur sehingga mengakibatkan korban mengalami luka di bagian kepala belakang.

 

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, di Cianjur Minggu, mengatakan saat kejadian korban yang berseragam lengkap berusaha menertibkan gerombolan bermotor yang melintas ugal-ugalan meski kondisi arus lalu lintas sedang padat, karena jalur menuju Puncak-Cipanas sedang ditutup. Namun gerombolan tersebut tidak mengindahkan peringatan petugas.

 

"Anggota kami memberikan peringatan namun tidak diindahkan, sehingga anggota mengambil tindakan menepikan gerombolan tersebut, namun tidak disangka beberapa orang langsung melayangkan senjata tajam," katanya lagi.

 

Baca selengkapnya

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020