Pasien sembuh ajak masyarakat tidak khawatir berlebihan COVID-19

Pasien sembuh ajak masyarakat tidak khawatir berlebihan COVID-19

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Belitung, Sahani Saleh ketika melepas kepulangan pasien sembuh COVID-19. (babel.antaranews.com/kasmono)

Belitung,Babel (ANTARA) - Salah seorang pasien sembuh COVID-19 di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepualauan Bangka Belitung, SYA (47) mengajak masyarakat tidak khawatir berlebihan terhadap virus corona baru atau COVID-19.

"Ketakutan ini jangan sampai berlebihan jadi bukan hanya Belitung dan Indonesia saja tapi seluruh dunia mengalami pandemi ini," katanya di Tanjung Pandan, Rabu.

Menurut dia, memang virus COVID-19 bisa menyerang siapa saja bahkan tidak mengenal golongan dan status sehingga permasalahan ini merupakan permasalahan yang dialami oleh seluruh masyarakat dunia.

"Bukan hanya dari kalangan orang biasa yang terkena COVID-19 tapi juga mulai dari menteri, artis, bintang film, bahkan kepala daerah pun terkena COVID-19," ujarnya.

Baca juga: Tips Plt Kadinkes Kediri sembuh dari corona

Baca juga: Tiga pasien COVID-19 di Nagan Raya Aceh sembuh


Ia mengatakan, salah satu kiat upaya untuk sembuh dari COVID-19 adalah menjaga pola hidup yang bersih dan sehat serta mengkonsumsi makanan kaya vitamin dan tidak stres.

Pasalnya, selama menjalani isolasi kegiatan yang dilakukan serba teratur dan masih tetap sama seperti biasa yang dilakukan sehari-hari seperti shalat, berolahraga, bahkan mencuci pakaian.

"Mungkin di rumah kami jarang berolahraga ketika di isolasi mandiri kami rutin berolahraga," katanya.

Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat saling bahu membahu membantu Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Tetap mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," ujarnya.*

Baca juga: Positif COVID-19 di Indonesia bertambah 1.942, sembuh 2.088 orang

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah menjadi 609 orang
Pewarta : Kasmono
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020