Kemarin, kapadatan arus balik hingga ribuan nelayan tidak bisa melaut

Kemarin, kapadatan arus balik hingga ribuan nelayan tidak bisa melaut

Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta di Karawang, Jawa Barat, Minggu (2/8/2020). PT Jasa Marga (persero) Tbk memprediksi puncak arus balik libur Idul Adha 1441 H terjadi pada Minggu (2/8) malam hingga Senin (3/08) dini hari. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/aww. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat sejumlah berita humaniora kemarin, Minggu (2/8) yang menarik perhatian pembaca dan layak untuk dibaca pagi ini di antaranya kepadatan arus balik liburan Idul Adha di tol Jakarta-Cikampek, ribuan nelayan tidak melaut, dan Geopark Maros Pangkep diusulkan jadi global geopark UNESCO.

Berita-beritanya sebagai berikut:

Kepadatan jalan tol Jakarta-Cikampek dipicu titik jelang "rest area"

Beberapa titik menjelang "rest area" menjadi salah satu pemicu terjadinya kepadatan arus lalu lintas pada arus balik liburan Idul Adha 1441 Hijriyah, di jalan Tol Jakarta-Cikampek , Minggu malam.

General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati dalam penjelasan di Karawang mengatakan arus balik libur Idull Adha di jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu malam cukup padat.

Baca berita: di sini

Geopark Maros Pangkep diusulkan gabung dengan global geopark UNESCO

Komisi Nasional Indonesia untuk United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau KNIU melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KNIU Kemendikbud), secara resmi mengajukan surat permohonan agar Geopark Maros Pangkep untuk bisa bergabung dengan Global Geopark UNESCO.

"Kami baru menerima info dari KNIU tadi malam. Dari beberapa berkas yang kami telah dipersiapkan sudah memenuhi syarat dan dapat dikirimkan ke Sekeretariat UNESCO," ujar General Manager Geopark Maros Pangkep, Dedy Irfan, Ahad.

Cek berita: di sini

Gelombang laut enam meter, ribuan nelayan di Aceh Barat tidak melaut

Ribuan nelayan di Kabupaten Aceh Barat sejak sepekan terakhir tidak melaut akibat cuaca buruk yang melanda sebagian besar wilayah pantai barat dan selatan Aceh, karena tingginya gelombang laut mencapai enam meter di Samudera Hindia.

Akibatnya, hasil tangkapan nelayan di daerah ini mengalami penurunan drastis akibat cuaca yang tidak bersahabat.

Cek berita: di sini

Komunitas ganti plastik dengan bahan alam untuk wadah daging kurban

Ratusan komunitas dari 42 kota di Indonesia Timur menyampaikan komitmennya untuk mengurangi penggunaan plastik sebagai media penyimpanan daging kurban.

Komitmen itu ditunjukkan komunitas lintas profesi dan hobi itu dengan menggunakan medium lain seperti besek, pelepah pisang dan daun jati sebagai tempat penyimpanan daging pada Hari Raya Idul Adha.

Simak berita: di sini

Kemen PPPA beri bantuan kebutuhan spesifik korban bencana

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak korban longsor dan banjir di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

"Tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, akibat dari bencana ini juga menimbulkan kerugian immateriil, khususnya pada anak, perempuan, dan lansia yang merupakan kelompok rentan. Saat terjadi bencana semua penyintas dapat mengalami trauma, namun khusus pada perempuan dan anak berimplikasi meningkatnya angka kekerasan sehingga kondisi mereka semakin rentan maka harus diperhatikan," ujar Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Indra Gunawan, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad.

Baca berita: di sini

Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020