Jumlah kematian COVID-19 di AS hampir tembus 140.000

Jumlah kematian COVID-19 di AS hampir tembus 140.000

Sejumlah warga menikmati minuman di luar sebuah bar saat fase pembukaan kembali, di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di East Village, New York City, Amerika Serikat, Jumat (12/6/2020). (ANTARA/REUTERS/Jeenah Moon/TM/aa)

Bengaluru/Washington (ANTARA) - Angka kematian COVID-19 di Amerika Serikat hampir menembus 140.000 ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Minggu (19/7) melaporkan ratusan kematian baru.

CDC menyebutkan bahwa sebanyak 877 orang lagi meninggal akibat virus corona sehingga jumlah total kematian sejauh ini adalah 139.659.

Selain itu menurut laporan per Minggu, angka keseluruhan kasus COVID-19 di AS menjadi 3.698.161 setelah ada 67.574 kasus baru.

Laporan CDC itu merupakan perbandingan angka dari satu hari sebelumnya dan belum tentu menggambarkan kasus-kasus yang dilaporkan oleh negara-negara bagian.

Sementara itu menurut hitungan Reuters pada Minggu, di seluruh dunia sejauh ini sudah 13,38 juta orang dilaporkan mengidap COVID-19 dan sebanyak 601.961 orang meninggal akibat penyakit virus corona jenis baru tersebut.

Penularan dilaporkan terjadi di lebih dari 201 negara dan teritori sejak kasus-kasus pertama mulai ditemukan di China pada Desember 2019.

Hitungan Reuters itu didasarkan atas pernyataan dan kalangan kementerian kesehatan dan pejabat pemerintah yang dirangkum pada pukul 22.00 GMT.

Sumber: Reuters
Baca juga: Uni Eropa kecualikan Amerika Serikat dari daftar negara "aman"
Baca juga: Putin sebut Rusia tangani virus corona lebih baik daripada AS
Baca juga: Warga AS berlibur di pantai saat kematian akibat virus hampir 100.000
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020