Bocah Palestina kehilangan matanya usai ditembak pasukan Israel

Bocah Palestina kehilangan matanya usai ditembak pasukan Israel

Seorang pria Palestina melihat tentara Israel membidikkan senjata ke arah pengunjuk rasa yang menentang rancangan perdamaian Timur Tengah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di Hebron, wilayah penjajahan Israel, Tepi Barat, Kamis (6/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma/ama/djo

Yerusalem (ANTARA) - Seorang bocah  Palestina kehilangan mata kirinya setelah ditembak oleh pasukan Israel.

"Malek (Issa) mengalami luka serius. Ia lolos dari maut, namun kehilangan penglihatannya di bagian mata kiri," kata sang ayah melalui video yang dirilis kelompok non-pemerintah, Wadi Hilweh Information Center.

"Dia dinyatakan sembuh dari cedera otak, namun tak bisa melihat lagi di bagian mata kirinya, bahkan jika itu tidak diangkat, sebab itu pendarahan dalam."

"Terdapat risiko eradikasi total dari mata, dalam kasus tersebut pihak rumah sakit tak mampu menyembuhkan luka dalam di bagian mata kiri," katanya.

Bocah berusia delapan tahun itu pada Sabtu mengalami luka di Kota Isawiya, Yerusalem, sepulangnya dari sekolah bersama sang kakak ketika pasukan pendudukan Israel melepaskan tembakan.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Siswa SD di Mataram sumbangkan tabungan untuk Palestina
Baca juga: Dompet Dhuafa Sulsel gelar konser kemanusiaan untuk Palestina
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020