PMI latih korban banjir Lebak membuat keset dari pakaian bekas

PMI latih korban banjir Lebak membuat keset dari pakaian bekas

PMI Kota Cilegon memberikan pelatihan kepada warga korban banjir bandang di Kampung Seupang, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten. ANTARA/HO-PMI Kota Cilegon

Lebak, Banten (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon memberikan pelatihan membuat keset kepada para korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor di pengungsian di Kampung Seupang, Kabuparen Lebak, Banten.

"Pelatihan ini agar masyarakat korban bencana banjir dan tanah longsor bisa memanfaatkan pakaian bekas untuk dijadikan keset, sehingga diharapkannya bisa menjadi produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk membangkitkan kembali perekonomian warga," kata relawan PMI Kota Cilegon Nurlela Sari di Lebak, Senin.

Menurutnya, ide membuat pelatihan ini selain untuk memberikan keterampilan bagi masyarakat agar bisa mendapatkan pemasukan pascabencana yang melanda daerahnya dan juga merespon menumpuknya pakaian bekas di sekitar pengungsian di Desa Pajagan, Kecamatan Sajir dari donasi masyarakat.

Sehingga muncul ide agar dimanfaatkan dari pada tercecer dan menumpuk untuk dibuat menjadi keset, namun sebelum dibuat menjadi keset pakaian bekas layak pakai tersebut dipilah dan dipilih dahulu, karena tidak seluruh bahan pakaian bisa dijadikan keset.

Baca juga: PMI Lebak evakuasi warga terjebak di kawasan hutan
Baca juga: PMI Brebes distribusikan ribuan telur asin untuk korban banjir Lebak


Bahan pakaian yang bagus untuk dijadikan keset terbuat dari kaos, karena bisa menyerap air dengan baik. Maka dari itu, pihaknya juga memberikan pelajaran terkait bahan keset agar bisa memilah dan memilih.

Pelatihan ini diberikan untuk umum dan ternyata warga korban banjir tersebut merespon dengan baik, bahkan ada dari mereka yang langsung bisa membuatnya. Tentunya dengan pelatihan tersebut masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan potensi yang ada di sekitarnya untuk dijadikan barang bernilai ekonomi.

"Keset yang telah jadi dan layak nantinya akan kami bantu dalam penjualannya serta uang hasil penjualan akan diberikan secara penuh kepada warga atau kelompok yang membuat kerajinan keset ini," tambahnya.

Nurlela mengatakan ke depan, pihaknya juga akan memberikan pelatihan lainnya untuk membangkitkan perekonomian warga sehingga bisa mandiri. 

Baca juga: PMI dirikan sekolah lapangan di lokasi bencana banjir Lebak
Baca juga: PMI Banten siap salurkan bantuan ke Cipanas Lebak
Baca juga: Tim gabungan PMI dan BPBD buka akses jalan di Lebak

 
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 1970