Cuaca ekstrim, PMI Jaksel persiapkan personel SAR

Cuaca ekstrim, PMI Jaksel persiapkan personel SAR

Petugas PMI menyalurkan selang air bersih ke tempat penampungan air di GOR Pengadegan Pancoran, untuk memenuhi kebutuhan warga korban banjir, Selasa (7/1/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan menyiagakan personel dan peralatan keselamatan maupun penyelamatan atau SAR guna menghadapi cuaca ekstrim yang berpotensi terjadi selama musim hujan ini.

"BMKG memprakirakan akan ada curah hujan tinggi di bulan Januari ini, jadi PMI siaga satu," kata Humas PMI Jakarta Selatan, Dedet Mulyadi saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Dedet menyebutkan, PMI setiap saat telah menyiagakan SDM bidang penyelamatan (rescue) dan tim pendukung lainnya seperti tim evakuasi, ambulan dan dapur umum.

Baca juga: PMI kerahkan helikopter salurkan bantuan untuk korban banjir Bogor

Baca juga: PMI-Tim SAR temukan seratusan korban banjir Lebak di dalam hutan

Baca juga: PMI Jaksel salurkan 5.000 liter air bagi 890 pengungsi di Pengadegan


"Semua tim disiagakan, ambulans sudah disiapkan, tim dapur umum logistik kita punya," katanya.

PMI Jakarta Selatan, lanjut dia, memiliki tiga unit ambulans terdiri atas dua ambulan gawat darurat dan satu ambulans jenazah.

PMI juga memiliki peralatan rescue lainnya seperti perahu karet sebanyak dua unit. Perahu tersebut kerap diterjunkan saat banjir terjadi ataupun mencari korban yang hanyut di kali.

"Saat hari pertama banjir tanggal 1 Januari, dua perahu karet PMI sudah digunakan untuk evakuasi warga di Kelurahan Pejaten Timur, Kelurahan Bangka, Rawajati, Pasar Minggu, Bukit Durit, dan Pondok Labu," kata Dedet.

PMI juga mengerahkan SDM nya dalam kegiatan bakti sosial membersihkan pemukiman warga yang terdampak banjir, serta menyalurkan air bersih ke sejumlah pengungsian.

 
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 1970