25 ribu personel Polisi dikerahkan tangani dampak banjir

25 ribu personel Polisi dikerahkan tangani dampak banjir

Istri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono Edhie, Teti Gatot Eddy Pramono, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan personel Polri yang dikerahkan ada 25 ribu orang untuk membantu menangani bencana banjir di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Personel Polri yang dikerahkan ada 25 ribu orang dari Satgas Bencana, ditambah dari jajaran polres dan polsek," kata Kombes Asep di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Empat wilayah yang menjadi fokus penanganan banjir adalah wilayah yang terkena dampak banjir terparah yakni Jabodetabek, Lebak, Banten, Sumatera Utara dan Jawa Barat yakni kabupaten Bandung.

Baca juga: PLN Jatim kirim relawan bantu pemulihan listrik setelah banjir Jakarta

Untuk menangani banjir di wilayah Jakarta, Polri mengerahkan personelnya beserta prasarana pendukung.

"Mengerahkan personel dan prasarana seperti perahu karet, tenda untuk pengungsi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

Selain itu, pihaknya juga memberikan bantuan makanan dan minuman serta bantuan kesehatan berupa layanan kesehatan oleh dokter dan obat-obatan.

Baca juga: Kepala BNPB minta masyarakat sekitar DAS mengungsi dulu

Polri juga menerjunkan polwan dan psikolog untuk memberikan layanan trauma healing kepada anak-anak.

Sementara untuk menjaga rumah warga yang ditinggal mengungsi, Polri akan melakukan pengamanan.

Khusus untuk bencana longsor yang terjadi di Bandung, pihaknya telah mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban.

"Mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban longsor di Bandung (kabupaten)," ucapnya.

Baca juga: Saat air surut, Warga perumahan di Bekasi mulai berbenah

Baca juga: Rumah Ketua MPR terendam banjir
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020