Jakarta (ANTARA) - LSM Masyarakat Papua Cinta NKRI mengajak masyarakat untuk menolak perayaan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember.

Bentuk penolakan dilakukan dengan melakukan Deklarasi Damai di depan Gedung Kementerian Polhukam, Jakarta, Jumat.

Dalam deklarasi tersebut, Koordinator Aksi Masyarakat Papua Cinta NKRI Jefri Tenus meminta aparat keamanan untuk menindak tegas kelompok-kelompok yang akan merayakan HUT OPM.

Menurut dia, OPM sebenarnya bukan berjuang atas nama Papua, melainkan mereka adalah segelintir orang yang dimanfaatkan oleh pihak yang berkepentingan asing dan menuntut Papua berpisah dari NKRI.

Baca juga: Polda Papua kerahkan 1.300 personel jelang HUT OPM

Baca juga: Kemenag Mimika imbau warga tak terprovokasi isu menyesatkan

Baca juga: HUT OPM 1 Desember, Polda Papua waspadai keamanan di empat kota


Pihaknya pun menolak keberadaan kelompok separatis ini.

"Kami menolak dengan tegas keberadaan kelompok separatis yang sering menyengsarakan masyarakat dan menghambat pembangunan," katanya.

Jefri pun mengajak masyarakat untuk tetap menjaga Papua agar tetap berada dalam bingkai NKRI.

"NKRI sudah final dan Papua tetap berada di NKRI," katanya.

Sementara itu, Polri tidak memperbolehkan adanya aksi massa ataupun perayaan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada tanggal 1 Desember 2019.

"Kapolda Papua sudah menyampaikan tidak ada kegiatan-kegiatan yang bersifat perayaan," kata Kabagpenum Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra.

Tidak diberikannya izin tersebut merupakan langkah dari Polri untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang dapat merugikan masyarakat.

Baca juga: Polri melarang perayaan HUT OPM

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2019