PB PMII minta legislator jaga amanah kembalikan kepercayaan publik

PB PMII minta legislator jaga amanah kembalikan kepercayaan publik

Dokumentasi Ketum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Agus Mulyono Herlambang didampimgi Sekretaris Jenderal PB PMII, Sabolah Al Kalamby mengunjungi korban bencana gempa bumi di Pulau Lombok, Selasa (18/9). (ANTARA/Istimewa)

Pekanbaru (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang mengatakan para anggota DPR yang baru saja dilantik harus mampu mengembalikan kepercayaan publik.

"Karena dalam negara demokrasi seperti Indonesia, kepercayaan publik terhadap wakilnya menjadi sangat penting. Kepercayaan publik juga merupakan salah satu fakor pendukung dalam keberlangsungan pembangunan," kata Agus melalui siaran pers PB PMII, Rabu.

Baca juga: Anggota DPR baru diharapkan lebih maksimal dalam pencegahan korupsi

Baca juga: Anggota baru DPR: Tidak akan ada korupsi bila sumpah/janji ditepati

Baca juga: Pesan Dito Ganinduto kepada anggota DPR muda, jauhi korupsi


Sebanyak 575 anggota DPR, DPD, dan MPR RI periode 2019-2024 telah resmi dilantik. Agus berharap para legislator tersebut dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Pasalnya selama ini DPR kerap mendapat kritikan. Bahkan, berbagai survei merilis bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap DPR semakin menurun.

Selain itu, dia juga berharap para legislator selalu mengedepankan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan pribadi atau partai.

Baca juga: Pengamat pertanyakan komitmen DPR berantas korupsi

Baca juga: KPK tak dilibatkan dalam penyusunan revisi UU KPK


"Dinamika antaranggota atau partai di parlemen pasti tetap ada. Tapi kami harap dinamika yang akan terjadi adalah dinamika yang konstruktif," kata Agus.

Terakhir, pihaknya juga mengucapkan selamat kepada para anggota legislatif baru. Dia berharap, anggota legislatif bisa memberikan suri teladan yang baik bagi rakyat, bekerja untuk kepentingan rakyat dan sebagai penyambung lidah rakyat.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019