Angin puting beliung rusak atap kantor pajak di Aceh Barat

Angin puting beliung rusak atap kantor pajak di Aceh Barat

Bagian atap Kantor Pelayanan Pajak Pratama Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, pada Senin (30/9/2019) rusak parah setelah diterjang angin puting beliung pada Minggu (29/9/2019) petang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh (ANTARA) - Bagian atap di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, pada Senin malam rusak setelah diterjang angin puting beliung bersamaan dengan  guyuran hujan lebat yang melanda daerah itu sejak Minggu (29/9).

Akibatnya, sejumlah seng di bagian atap kantor tersebut rusak parah dan terbang ke sejumlah sisi sehingga turut merusak sejumlah rumah warga di daerah itu.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun bagian atap di Kantor Pajak Pratama Meulaboh rusak parah," kata Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Mukharuddin diwakili Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Mashuri kepada ANTARA, Senin malam.

Baca juga: Korban angin puting beliung di pedalaman Aceh Barat masih trauma

Baca juga: Korban puting beliung di Aceh Barat segera dibantu Pemerintah Aceh


Menurutnya, seng yang rusak dan ikut diterbangkan oleh angin puting beliung juga ikut merusak sejumlah bagian atap kantor sehingga menyebabkan bagian lantai tiga di kantor perpajakan tersebut tergenang air hujan.

Dampak dari musibah ini, sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian yakni di kawasan Desa Seuneubok, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, ikut rusak akibat terkena bagian seng yang jatuh dan menimpa rumah warga.

Pihaknya juga memastikan tidak terdapat warga yang menjadi korban dalam bencana alam yang melanda daerah itu.

"Petugas masih menghimpun data di lokasi kejadian, sejauh ini ada beberapa rumah warga yang terdampak," kata Mashuri menambahkan.*

Baca juga: Puting Beliung Hantam Empat Atap Bangunan di Aceh Tenggara

Baca juga: 12 rumah dan tempat usaha rusak akibat puting beliung di Aceh Utara
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019