Pemkab Wonosobo berikan bantuan korban puting beliung

Pemkab Wonosobo berikan bantuan korban puting beliung

Bupati Wonosobo Eko Purnomo (tengah) menyerahkan bantuan kepada korban bencana puting beliung di Dusun Jenggeran, Desa Butuh Kidul, Kalikajar, Wonosobo. (ANTARA/HO/dok. Humas Pemkab Wonosobo)

Wonosoibo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memberikan bantuan kepada para korban bencana puting beliung di Dusun Jenggeran, Desa Butuh Kidul, Kalikajar..

Bupati Wonosobo Eko Purnomo bersama jajaran, BPBD, Dinas Sosial dan Bagian Kesra Setda serta PMI memberikan bantuan langsung kepada para korban di Desa Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, Kamis.

Bupati menyampaikan bantuan ini sebagai bentuk perhatian Pemkab Wonosobo kepada korban bencana alam puting beliung.

Baca juga: Puluhan rumah di Kalikajar Wonosobo rusak diterjang puting beliung

Bantuan yang diberikan berupa sembako, lauk pauk, bahan bangunan, selimut, tikar, terpal, matras, dan uang.

Eko berharap dengan bantuan tersebut bisa meringankan beban warga yang terkena musibah bencana alam puting beliung.

"Semoga bantuan ini bisa meringankan bagi masyarakat yang terkena bencana," katanya.

Kepala Desa Butuh Kidul Santosa mengatakan musibah bencana alam puting beliung terjadi pada Rabu (25/9) sore kemarin tidak menyebabkan korban jiwa, tetapi merusak sejumlah rumah di kampungya.

Ia menceritakan musibah tersebut diawali dengan adanya awan hitam seakan mau turun hujan, namun tidak disangka justru puting beliung yang datang dengan tiba-tiba.

Walaupun puting beliung tidak berlangsung lama telah memporak-porandakan beberapa rumah di kampung tersebut.

"Awalnya ada awan hitam seperti mau turun hujan, namun bukan hujan, tapi secara tiba-tiba puting beliung datang, beruntung tidak berlangsung lama, hanya sekitar lima menit, namun sudah memporak-porandakan rumah warga," katanya.

Ia menuturkan amukan puting beliung tersebut memporak-porandakan 24 rumah, dengan kerusakan ada pada atapnya yang rata-rata terbuat dari seng. Namun ada satu kerusakan parah yang dialami salah satu warga yang dinding rumahnya terangkat hingga terbang terbawa angin. *
Pewarta : Heru Suyitno
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019