Wisman buru kuliner khas Batam usai kunjungi Masjid Sultan

Wisman buru kuliner khas Batam usai kunjungi Masjid Sultan

Ratusan wisman menikmati kuliner khas Batam, usai menghadiri peresmian penggunaan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Kota Batam, Sabtu. (Dok Disbudpar Batam)

Batam (ANTARA) - Sekitar 2.000 wisatawan mancanegara berburu berbagai kuliner khas Kota Batam, Kepulauan Riau, usai menghadiri peresmian penggunaan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Jumat.

"Sekarang mereka sedang berkeliling kota, menikmati kuliner khas nusantara, yang banyak dijajakan di Batam," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata di Batam, Sabtu.

Sekitar 2.000 wisatawan mancanegara menghadiri peresmian penggunaan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah dalam paket wisata religi yang ditawarkan berbagai agen tur dan travel.

Masjid terbesar di Sumatera itu memang dirancang sebagai destinasi wisata religi andalan kota Batam. Usai melihat-lihat keelokan rancangan masjid dengan desain Turki-Melayu, wisman diajak berkeliling Kota Batam.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar mengatakan, wisman dapat menikmati berbagai varian kuliner Batam dalam kunjungannya, seperti mie tarempa, mie lendir, luti gendang, dan bingka bakar.

"Bagi pencinta olahan mie, wajib mencicipi mie tarempa saat berkunjung ke Batam. Mie ini diolah dengan bumbu rempah yang kuat, sehingga menciptakan cita rasa istimewa yang berbeda dengan hidangan mie lainnya," kata Boeralimar.

Pelancong juga diajak mencicipi luti gendang, camilan yang biasa disajikan di kedai yang menjual mie tarempa.

Luti gendang merupakan roti goreng dengan isikan abon ikan tuna.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menyatakan, pariwisata Batam terus mengalami perkembangan signifikan. Selain memiliki destinasi wisata alam, Batam juga diramaikan berbagai agenda seperti olahraga, festival kuliner, hingga seni budaya.

"Kini, pariwisata Batam semakin lengkap dengan hadirnya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai destinasi wisata religi. Masjid ini diyakini bakal mengundang rasa penasaran banyak wisatawan karena disebut-sebut menjadi masjid terbesar di Sumatera," ungkapnya.

Baca juga: Wisman padati peresmian Masjid Sultan Batam

Menteri Pariwisata Arief Yahya optimistis Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah menjadi angin segar untuk perkembangan pariwisata Batam yang dinamis.

"Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah akan saling mendukung destinasi-destinasi lain di kota Batam. Saling melengkapi, sehingga Batam menjadi daerah yang kaya dengan atraksi. Belum lagi sederet event tahunan yang terus digelar. Saya yakin pariwisata Batam akan terus berkembang dan maju," katanya dalam siaran pers.
Baca juga: Kabut asap tidak pengaruhi kunjungan wisman ke Batam
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019