Lomba makan kerupuk di lokasi terbanyak catat rekor MURI

Lomba makan kerupuk di lokasi terbanyak catat rekor MURI

Sebanyak 27.148 toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC) di 34 provinsi di Indonesia secara serentak menggelar lomba makan kerupuk, Sabtu (17/8/2019). (Dok Humas)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 27.148 toko kelontong di 34 provinsi mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori "Lomba Makan Kerupuk di Lokasi Terbanyak" saat momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia.

"Belum pernah ada sebelumnya di mana diadakan kegiatan lomba makan kerupuk di lokasi terbanyak, oleh karena itu kegiatan itu berhasil dan akan dikukuhkan sebagai catatan rekor MURI," kata perwakilan MURI Triyono, di Toko Wakiran, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu.

Ia menambahkan lomba makan kerupuk merupakan salah satu kegiatan yang selalu dilombakan saat HUT RI sehingga telah menjadi tradisi.

"Lomba makan kerupuk layaknya kebudayaan yang hanya dimiliki oleh Indonesia," katanya.

Pemilik toko kelontong SRC, Wakiran mengatakan bahw kegiatan ini merupakan inisiatif para pemilik toko kelontong SRC untuk bisa lebih dekat dengan warga sekitar.

"Harapan kami, masyarakat semakin sering berbelanja di toko kelontong kami," katanya.

Perlombaan ini, menurut dia, memiliki sarat nilai persatuan antar warga dan juga bagian dari tradisi mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kepala Urusan Pengembangan Bisnis dan komersial Sampoerna, Henny Susanto mengharapkan kegiatan UKM binaan perusahaan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami berharap usaha kecil menengah (UKM) binaan kami semakin berkembang dan diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya. 

Baca juga: Gigi Bryan Domani copot saat lomba makan kerupuk

Baca juga: Mensos ikut lomba makan kerupuk meriahkan HUT RI

Baca juga: Jan Ethes ogah ikut lomba makan kerupuk


Baca juga: Luhut Panjaitan dan Imam Nahrawi menang lomba makan kerupuk

 

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019