Gubernur apresiasi tim kesenian Kalteng tampil di Istana Merdeka

Gubernur apresiasi tim kesenian Kalteng tampil di Istana Merdeka

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama istri, saat mengunjungi tim kesenian usai tampil di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, (17/8/2019). (Foto MMC Kalteng)

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengapresiasi tim kesenian asal daerahnya yang sukses menampilkan tarian Hyang Dadas di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu sore.

"Saya bangga, begitu pula dengan warga Kalteng lainnya. Karena mereka ini berhasil tampil dengan baik dan memperkenalkan budaya daerah di tingkat nasional," katanya di Jakarta.

Sugianto menjelaskan, penampilan tim kesenian tersebut, juga membuktikan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki, khususnya generasi muda Kalteng, tidak kalah kualitasnya jika dibandingkan mereka yang berasal dari daerah lain di Indonesia.

Hendaknya capaian itu, bisa menjadi contoh sekaligus motivasi bagi generasi muda Kalteng lainnya, untuk bisa mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah. Tentunya tak hanya dalam bidang seni dan budaya, namun juga bidang lainnya.
Baca juga: Tari Babukung memukau peserta sail to Indonesia

"Ini merupakan sebuah prestasi dan capaian luar biasa, jadi sudah seharusnya bisa terus ditingkatkan kedepannya," jelasnya saat menemui tim kesenian Kalteng.

Adapun jumlah keseluruhan tim kesenian, termasuk pemain musik, yakni sebanyak 221 orang. Mereka berasal dari berbagai sanggar dan siswa-siswi sekolah yang telah diseleksi dari beberapa kabupaten dan kota.
Tim kesenian Kalteng saat tampil di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, (17/8/2019). (Foto MMC Kalteng)

Tim kesenian Kalteng menampilkan tarian Hyang Dadas selama kurang lebih 15 menit, sebelum upacara penurunan bendera merah putih.

Hyang Dadas ingin menyampaikan 'the voice of unity' dan ditampilkan dengan bunyi-bunyian gelang yang dipakai oleh para penari. Gelang tersebut merupakan bunyi pemersatu untuk semua.
Baca juga: Tari Kolosal Dayak Awali Festival di Kalteng

Hyang Dadas juga merupakan refleksi Kalteng dengan julukan bumi Pancasila tanah berkah yang di dalamnya hidup dengan damai berbagai sub suku Dayak di aliran sungai Barito, Kahayan dan Kapuas.

Saat menyaksikan penampilan tim kesenian Kalteng, Gubernur Sugianto Sabran didampingi istrinya, yaitu Yulistra Ivo Sugianto Sabran.

Selain menyaksikan penampilan tim kesenian secara langsung, Sugianto bersama istri secara langsung mendatangi tim kesenian untuk mengucapkan terima kasih, karena telah menampilkan tarian yang sangat memukau.
Baca juga: Warga Inggris Raya terpukau melihat Tari Mandau khas Dayak Kalteng
 
Pewarta : Kasriadi/Muhammad Arif Hidayat/ADV
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019