Menlu: Turki akan bersihkan anggota YPG/PKK dari timur Eufrat

Menlu: Turki akan bersihkan anggota YPG/PKK dari timur Eufrat

Turki akan membersihkan gerilyawan YPG/ PKK dari sisi timur Sungai Eufrat seperti di Jarabulus dan Afrin, Suriah, kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dalam pidato menyambut Idul Adha di kota kelahirannya, Antalya (Anadolu Agency)

Antalya, Turki (ANTARA) - Turki akan membersihkan gerilyawan YPG/PKK dari sisi timur Sungai Eufrat seperti di Jarabulus dan Afrin, Suriah, walau apapun tebusannya, kata menteri luar negeri Turki pada Ahad (11/8).

"Turki takkan mengizinkan AS menghentikan proses bagi operasi di sebelah timur Sungai Eufrat seperti yang mereka lakukan di Manbij," kata Mevlut Cavusoglu dalam pidato menyambut Idul Adha di kota kelahirannya, Antalya.

"AS belum melakukan bagiannya dalam pelaksanaan peta jalan yang telah kami setujui bersama," ia menambahkan sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin.

Cavusoglu menambahkan bahwa, Turki akan membersihkan sebelah timur Sungai Eufrat dengan atau tanpa AS.

Turki telah menjanjikan operasi kontra-teror di sebelah timur Eufrat.

Baca juga: Erdogan berikrar akan balas serangan terhadap Turki

Dalam dua tahun belakangan ini, Operasi Cabang Zaitun dan Perisai Eufrat Turki membebaskan wilayah tersebut dari gerilyawan YPG/PKK dan Da'esh, sehingga memungkinkan ribuan warga sipil yang mengungsi untuk pulang ke rumah mereka.

Kesepakatan Manbij antara Turki dan pasukan AS mengenai penarikan gerilyawan YPG/PKK dari kota itu untuk menstabilkan wilayah tersebut, yang berada di bagian utara Provinsi Aleppo, Suriah.

YPG adalah cabang kelompok teror PKK di Suriah, yang telah bertanggung-jawab atas kematian hampir 40.000 orang di Turki, termasuk banyak anak kecil, perempuan dan bayi, selama lebih dari 30 tahun.

Sumber: Anadolu Agency

Baca juga: NSC: Turki akan perangi kelompok teror dengan tekad bulat

Baca juga: Turki sepakat bentuk pusat operasi gabungan dengan AS terkait Suriah
Pewarta : Chaidar Abdullah
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019