Petugas terus cari 1.276 orang hilang dalam kebakaran California

Petugas terus cari 1.276 orang hilang dalam kebakaran California

Asap dan api terlihat ketika kebakaran terjadi di sekitar wilayah Redding, California, Amerika Serikat, Kamis (26/7/2018), diambil dari video media sosial. (@pbandjammers/via REUTERS)

Paradise, California (ANTARA News) - Pihak berwenang pada Minggu (18/11) menyisir rongsokan bangunan-bangunan yang hangus untuk mencari tanda apa pun soal keberadaan 1.276 orang, yang saat ini dilaporkan hilang setelah Kebakaran Camp mencabik-cabik kota pegunungan, Paradise.

Sementara itu, serpihan jenazah 77 orang telah ditemukan, kata para petugas pada Minggu malam. Api yang membara pada 8 November sudah 65 persen dijinakkan, meningkat dari 60 persen sebelumnya pada hari yang sama.

Hujan diramalkan akan mengguyur wilayah itu pada pekan ini dan kemungkinan bisa membantu memadamkan api. Namun, hujan juga bisa menimbulkan banjir dan tanah longsor yang akan menambah penderitaan 46.000 orang, yang diperintahkan mengungsi.

Banyak pengungsi akibat kebakaran menginap di rumah teman-teman dan kerabat mereka sementara yang lainnya mendirikan tenda atau bermalam di mobil.

Jumlah korban tewas telah melampaui catatan tertinggi pada kebakaran sebelumnya di California, yaitu 29 orang karena kebakaran Taman Griffith di Los Angeles pada 1933.

Kebakaran di California kali ini menjadi kebakaran hutan paling maut dalam sejarah Amerika Serikat sejak awal abad terakhir ini.

Pada Agustus 1910, 86 orang binasa dalam badai Kebakaran Besar yang menyapu Northern Rockies. Kebakaran Cloquet di Minnesota pada Oktober 1918 menewaskan 450 orang.

Di Paradise, api menjalar begitu cepat hingga sejumlah korban tewas di dalam mobil mereka saat pengungsian berlangsung semrawut karena ada penyumbatan lalu lintas di dua jalur keluar dari kota itu.

Kantor Sheriff Butte County mengatakan daftar orang hilang terkumpul dari informasi yang diterima melalui jalur telepon khusus, surat elektronik serta panggilan darurat 911 pada jam-jam pertama kekacauan saat kebakaran melanda.

Pihak berwenang mengatakan beberapa orang dari daftar tersebut kemungkinan selamat tapi mereka belum mengabari keluarga mereka ataupun pihak berwenang. Alasannya, bisa karena mereka tidak memiliki sambungan telepon atau tidak tahu bahwa ada pihak-pihak yang ingin mengetahui keberadaan mereka.

Di Paradise, kota berpenduduk hampir 27.000 orang sebelum Kebakaran Camp muncul, dua ahli antropologi forensik Universitas Nevada, Reno, pada Sabtu membantu para petugas pemadam kebakaran menyisir reruntuhan di sebuah kompleks kediaman bagi para manula.

Baca juga: Tim cari "kerangka manusia" yang terkubur debu kebakaran California
Baca juga: KJRI imbau WNI waspada pascakebakaran di California


Sumber: Reuters
Editor: Tia Mutiasari/Fardah Assegaf
Pewarta : Antara
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2018