Wapres tinjau kesiapan pelaksanaan MBG di wilayah 3T
- 18 Juni 2026 19:58
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berjalan usai meninjau pelaksanaan kesiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Wolomoni, Desa Niowula, Kabupaten Ende, NTT, Kamis (18/6/2026). Dalam peninjauan yang diisi dengan dialog dengan para wali murid dan masyarakat setempat tersebut Wapres menegaskan program MBG perlu diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar manfaatnya dapat drasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyapa warga saat meninjau pelaksanaan kesiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Wolomoni, Desa Niowula, Kabupaten Ende, NTT, Kamis (18/6/2026). Dalam peninjauan yang diisi dengan dialog dengan para wali murid dan masyarakat setempat tersebut Wapres menegaskan program MBG perlu diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar manfaatnya dapat drasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) foto bersama murid dan guru saat meninjau pelaksanaan kesiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Wolomoni, Desa Niowula, Kabupaten Ende, NTT, Kamis (18/6/2026). Dalam peninjauan yang diisi dengan dialog dengan para wali murid dan masyarakat setempat tersebut Wapres menegaskan program MBG perlu diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar manfaatnya dapat drasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) berdialog dengan guru, wali murid dan masyarakat saat meninjau pelaksanaan kesiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Wolomoni, Desa Niowula, Kabupaten Ende, NTT, Kamis (18/6/2026). Dalam peninjauan yang diisi dengan dialog dengan para wali murid dan masyarakat setempat tersebut Wapres menegaskan program MBG perlu diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar manfaatnya dapat drasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr