Tradisi pengambilan tujuh sumber mata air di Semarang

  • Minggu, 14 Juni 2026 18:42

Warga membawa kendi berisi air dalam prosesi tradisi pengambilan tujuh sumber tirta (air suci) di Desa Wisata Goa Kreo, Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/6/2026). Tradisi turun temurun yang diikuti masyarakat di desa wisata tersebut digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H sekaligus sebagai ungkapan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas kelimpahan sumber mata air bersih dan mengenalkan tradisi kepada generasi muda serta mempromosikan potensi wisata melalui budaya kearifan lokal. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/agr

Warga memindahkan air menggunakan kendi dalam prosesi tradisi pengambilan tujuh sumber tirta (air suci) di Desa Wisata Goa Kreo, Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/6/2026). Tradisi turun temurun yang diikuti masyarakat di desa wisata tersebut digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H sekaligus sebagai ungkapan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas kelimpahan sumber mata air bersih dan mengenalkan tradisi kepada generasi muda serta mempromosikan potensi wisata melalui budaya kearifan lokal. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/agr

Warga mengambil air menggunakan kendi dalam prosesi tradisi pengambilan tujuh sumber tirta (air suci) di Desa Wisata Goa Kreo, Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/6/2026). Tradisi turun temurun yang diikuti masyarakat di desa wisata tersebut digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H sekaligus sebagai ungkapan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas kelimpahan sumber mata air bersih dan mengenalkan tradisi kepada generasi muda serta mempromosikan potensi wisata melalui budaya kearifan lokal. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/agr

Berita Terkait